Metafora

Salah satu kehebatan berbahasa adalah kemampuan membuat metafora. Metafora adalah sebuah perumpamaan. Metafora mentransfer, mentransformasi, suatu keadaan ke dalam keadaan yang lain.  Suatu obyek menjadi obyek lain. Menurut saya kemampuan ber-metafora memicu kreativitas yang luar biasa.

Dulu saya masih kecil, ada lagu Achmad Albar yang sangat populer, “Dunia ini panggung sandiwara, ceritanya mudah berubah…”.  Ia sedang bermetafora. Dunia ditransformasikan menjadi panggung sandiwara.

Apa untungnya?

Kalau orang bisa bermetafora, menganggap dunia sebagai panggung sandiwara, maka dia mulai memetakan unsur-unsur sandiwara pada kehidupan sehari-hari.  Ia melihat dirinya sebagai aktor.  Dia melihat jalan hidupnya sebagai menjalankan peran menurut suatu naskah sandiwara.

Dan ini bisa luar biasa, karena dia bisa mengubah alur cerita, mengubah skenario, sehingga ia menjadi pemeran yang hebat, sehebat imajinasinya.

Kalau anda bermetafora bahwa hidup ini neraka, maka sengsaralah hidup anda. Segalanya menjadi panas seperti belerang.  Orang-orang di sekitar kita adalah mahluk kejam, penghuni neraka.

Jadi betapa luarbiasanya pengaruh metafora dalam hidup manusia. Dan kemampuan metafora datang dari kemampuan berbahasa. Transfomasi metafora dilakukan melalui transformasi bahasa.

Mengapa blog ini benama the City of Eden?  Karena saya bermetafora.  Saya menganggap pikiran kita, otak kita itu adalah Taman Eden, taman firdaus, kayangan.  Semua yang indah-indah ada di situ.  Semua yang mulia ada di situ.

Tapi menurut legenda hanya dua orang yang pernah tinggal di Taman Eden, Adam dan Hawa. Sisanya hewan dan tanaman.  Sepi juga. Realitasnya kita hidup dengan begitu banyak orang.  Oleh sebab itu saya menamakan ini bukan taman Eden tapi the City of Eden.  Isinya banyak orang, banyak pikiran yang indah.  Membentuk suatu kota.

Saya merasa banyak sekali tertolong dengan bermetafora.  Cara saya menghadapi masalah, cara saya menghadapi kehidupan, cara saya menghadapi kesulitan adalah dengan menempatkan semua itu dalam sebuah metafora. Dalam dunia yang baru itu, dalam metafora yang baru itu, saya menemukan jalan keluarnya. Saya menemukan sikap baru.

Dalam suatu persaingan, saya bermetafora bahwa saya sedang bertanding olahraga. Dengan metafora itu saya tidak lagi takut kalah.  Saya mengeluarkan kemampuan maksimal. Karena namanya juga olah raga.  Yang menang dan kalah sama-sama akan mendapat hadiah bertubuh sehat. Dan yang kalah adalah pemenang, karena ia membuat yang menang itu berjuang mengeluarkan kemampuan maksimal.  Sehingga secara keseluruhan, on average, kita semua maju.

Salah satu metafora favorit saya adalah menganggap diri ciptaan kesayanganNya.  Seperti anak kesayanganNya.  Metafora ini memberikan perasaan hangat yang luar biasa.  Perasaan penuh karunia. Perasaan tidak terkalahkan oleh kesulitan. Perasaan dilindungi dimanapun saya berada. Dan ini juga membuat saya tidak mau sembarangan bersikap.  Tidak mau mempermalukan Orangtua kita bukan?

Saya pikir kemampuan berbahasa yang paling penting dan paling berguna adalah kemampuan ber metafora itu.  Kita perlu belajar banyak tentang metafora.  Mendalami teknik-teknik bermetafora.

Dan tentu kemudian memilih metafora yang membuat hidup kita sungguh menyenangkan dan exciting.

Advertisements

  1. ade

    mario teguh juga sering memetaforakan sesuatu untuk memotivasi massanya, pak. dan memang itu membuat hidup lebih bisa dilogika. menurut saya di bidang ini bapak armien ini rajanya. semua metaforanya kena sekali. mario teguh kalah deh. hehe…

  2. Questioner

    hi,, “Karena saya bermetafora. Saya menganggap pikiran kita, otak kita itu adalah Taman Eden, taman firdaus, kayangan. Semua yang indah-indah ada di situ. Semua yang mulia ada di situ.” Bagaiman kamu boleh melakukan metafora terhadap taman sebagai otak?

    • azrl

      Bukan benda otak yang mewujud seperti taman indah, tetapi pikiran kita, bayangan kita, kondisi mental kita. Buah pikiran yang indah adalah tanaman dan buah nya.

  3. pak Armein izin copy paste supaya bisa dibaca lebih banya orang, dan semoga bapak menjadi inspirator semua orng untuk berubah menjadi orang yang lebih baik lagi….amiiinnn, terus lah menulis pak, coz u re my inspirator




Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s



%d bloggers like this: