Ideal Lover (tAoFiL 16)

Mengapa capek-capek?  Kalau kita memang cocok, kita akan saling jatuh cinta, hidup bersama, dan berbahagia sepanjang masa. Begitu barangkali pikiran banyak orang.

Menurut saya itu pikiran orang malas, lazy bone. Ingin mendapatkan pasangan ideal tapi tapi terlalu pelit untuk berusaha.

Kalau anda ingin punya kekasih, he or she better be special. Bukan malas begitu. Apa enaknya ya punya kekasih seumur hidup yang malas.  Yang tidak mau berusaha.  Tidak mau memperlihatkan bahwa anda itu layak diperjuangkan.

Anda mungkin tertarik pada seseorang.  Ia menarik hati.  Ada hal yang membuat anda terkesan. Ah, itu bagus.  Itu awal yang baik.

Tapi kemudian apa?  Anda berharap ia jodoh anda.  Ia yang sudah disiapkanNya untuk anda.  Dan kalau sudah jodoh, tidak kemana-mana.

Hehehe, betul.  Tidak ke mana-mana.  Maksudnya dia tetap di sana, dan anda tetap di sini. Nothing happened.

Maksud saya, anda tetap harus berusaha. Anda tetap harus memberikan sinyal ketertarikan anda.  Anda harus kemudian memberi tanda atau membuktikan bahwa anda mau melakukan effort yang besar untuk bisa bersamanya.

Saya kenal kerabat di Bandung yang tiap hari menerima sms dari luar negeri, yang berisi I love you, I miss you dan segala permutasi nya. Tapi giliran diminta datang dong ke Bandung untuk dikenalkan ke orang tua kerabat itu, banyaak alasannya.  Banjir lah, rusuhlah, pesawat jatuh lah, krisis ekonomi lah. Yaah, ini contoh jodoh yang tidak kemana-mana itu… (mudah-mudahan kerabat kami ini tidak baca blog ini hehe ;-))

Kita harus ingat.  Si dia itu akan hidup lama bersama-sama dengan anda. Dia akan memutuskan untuk memilih anda dan menolak orang lain. Seumur hidup. You better be special, man..

Tapi pada akhirnya itupun berlaku sebaliknya.  Kalau anda sudah berusaha, tapi dia tidak berusaha balik, pikir baik-baik. That is not a good sign. Mungkin anda cari orang lain untuk anda curahkan seluruh effort itu.

Ya betul cinta bisa datang mendadak, begitu saja.  Tapi itu murah. Anda ingin menjadi ideal lover?  Jangan malas dan pelit.  Show it…


  1. ade

    haha… luar biasa, pak…
    di jurusan saya banyak yang malu-malu nunjukin perasaannya. mungkin kurang pd, mungkin gengsi, mungkin menunggu didekati. dan mungkin saya juga salah satunya. haha…

  2. ini buat laki2 ato perempuan?
    kalo prempuan kan malu2 buat usaha.. hehe..

  3. saya pikir ini cocok buat semuanya, baik laki-laki maupun perempuan. Dan, nampaknya sang penulis sudah berpengalaman. hehe… peace, Pak.




Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s



%d bloggers like this: