Arsitek

Arsitek itu sebenarnya profesi yang istimewa sekali.  Ia menerjemahkan tujuan, fungsi, dan keindahan ke dalam realitas. Hasilnya adalah karya yang harmonis. Saya pikir, semua orang harus menjadi arsitek.  Arsitek dari masa depan hidup kita.

Di dunia ini ada dua macam bentukan.  Ada bentukan alam, seperti gunung, lembah, sungai, hutan, dan samudera.  Bentukan alam terjadi melalui proses alamiah.  Tanpa campurtangan manusia terlalu banyak. Ada bentukan manusia seperti gedung, jembatan, jalan, bendungan. Bentukan manusia terjadi melalui proses rekayasa, enjiniring. Penuh dengan campur tangan manusia.

Hasilnya, bentukan alam selalu indah. Selalu harmonis. Tapi belum tentu sesuai dengan keinginan kita. Bentukan manusia pasti sesuai keinginan kita, tapi sering ugly, tidak harmonis.

Kecuali ketika arsitek turun tangan.

Arsitek membuat karya manusia harmonis dengan alam.  Bentukan arsitek menjadi bentukan yang memadukan tujuan dan fungsi yang sesuai dengan aspirasi kita dengan keindahan dan kekuatan realitas alam.

Saya pikir hidup manusia juga seperti itu.  Masa depan setiap hidup kita seperti itu.  Kita bisa hidup ada adanya, tanpa rencana, tanpa tujuan.  Semua yang datang dari kehidupan membentuk kita.  Tiupan angin topan.  Panas terik matahari.  Basahanya hujan deras.  Semua kegembiraan dan kepahitan hidup membentuk kita. Kita berakhir nanti seperti bentukan alam. Indah, tapi tidak sesuai dengan aspirasi, impian, dan cita-cita kita.

Atau kita kerja keras.  Menyiksa diri kita dengan berbagai macam disiplin, aturan, pekerjaan, dan stress agar kita bisa mencapai yang kita inginkan.  Kerja keras tanpa istirahat. Kita bisa memperoleh harta sebanyak mungkin. Status sebesar mungkin.  Jabatan setinggi mungkin.  Cita-cita kita tercapai tapi hidup kita menjadi ugly, tidak indah, tidak harmonis.

Kita perlu arsitek hidup.

Tapi siapa yang paling pas untuk dipercaya menjadi arsitek hidup kita?  Setiap orang unik. Oleh sebab itu tidak bisa tidak kita sendirilah yang harus menjadi arsitek dari hidup kita.  Arsitek dari masa depan kita.  Arsitek dari siapa diri kita.

Kita perlu membuat blue print dari siapa kita di usia masa depan kita.  Dan ideal kita itu harus aspiratif, tapi indah.  Impian tercapai, tapi harmonis dengan alam dan kehidupan.

Jangan mudah mengeluh atau menyalahkan orang lain atas apa yang terjadi dalam hidup kita. Because you are the architect of your life. You are the maestro


  1. mastion

    thx pa armein..
    yes we are genius architect for our generous life..:)




Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s



%d bloggers like this: