Makan Hari ini

Hari ini saya makan banyak. Sampai saya kekenyangan. Tapi yang berkesan adalah makanan pikiran yang diberikan teman saya sore tadi.

Tadi pagi saya sudah sarapan sebelum jam 6 pagi.  Karena pagi ini saya dengan dua rekan kerja saya Dr Dwi dan Dr Bandung akan ke Dikti Jakarta.  Ina membuat sarapan yang special.  Dua tangkup roti sandwitch yang berisi tuna. Enak sekali.

Di jalan, saya menikmati kue kelapa dari Manado, oleh-oleh adik saya Janti kemarin siang.  Ina menyiapkan kue itu untuk bekal kami di jalan.

Kegiatan di Dikti berjalan lancar, sehingga sebelum jam 1 siang kami sudah masuk ke tempat istirahat Tol Cikampek KM 57. Saya senang karena diskusi di Dikti berjalan bagus.  Jadi saya pesan makan dua porsi. Langsung kenyang. Karena tidak biasanya banyak segitu hehe.

Jam 2:30 kami sudah masuk Bandung, dan saya langsung ke acara pengukuhan sahabat saya Dr Suhono Supangkat sebagai profesor baru ITB. Acara berlangsung meriah. Dan saya terharu dan bangga melihat teman sekelas saya berdiri di mimbar mendapat penghormatan dari begitu banyak orang penting.

Dan bonus nya asik, saya bertemu teman-teman sekelas saya dulu. Ada Pak Arya, Pak Abu, dan Pak Fadzri.  Mereka orang top lah, ada direksi PT Indosat, ada CEO PT Artajasa. Yang lucu mereka ingin makan di Columbia, depan Borromeus.  Katanya dulu waktu mahasiswa cuma bisa lewat nggak berani masuk, karena dompet tidak mengijinkan.

Jadilah kita duduk berempat di Columbia, dan pesan Yoghurt.  Saya sudah kekenyangan.  Tapi karena enak saya tambah lagi hehehe.  Dan senang bertemu mereka. Dan katanya yogurt bisa bikin kita muda, menghaluskan kulit. (Kata yang jualnya meureun)

Ngobrol sana-ngobrol sini, akhirnya keluar pertanyaan saya yang sudah lama terpendam. “Dzri, kok tampang lu masih tenang, cerah, banyak senyum. Padahal persaingan industri selular sudah gila-gilaan.  Mestinya sebagai direksi, elu stress harus bertarung dengan kompetitor yang hebat-hebat…”

Dia kaget dengan pertanyaan ini, tapi senyum serius dia jawab, “Aku mulai dari bawah, aku tahu persis semua pergumulan anak buah aku. Jadi aku ngerti seluk-beluk game ini, dan bisa menggerakkan anak buah untuk berkompetisi…”

Wah… Jawaban ini lebih enak dari yogurt.  That is it.  Banyak pekerjaan kita di dunia ini adalah game, sport, turnamen olah raga. Diperlukan fitness, strength, speed.  Diperlukan latihan.  Diperlukan semangat.  Diperlukan pengetahuan dan teknik-teknik, best practices.

But it is just a game.  A professional one, maybe.  But it is just a game

Kalau kita terlalu serius, kita bisa stress dan cepat tua. Pantesan teman saya itu tenang-tenang saja. Padahal kompetisi nya heboh seperti itu.

Kita kemudian say goodbye, dan akan berjumpa lagi soon. Saya pulang ke PPTIK dengan pikiran yang baru. Dengan pelajaran baru yang berharga dari teman-teman saya itu. Lebih enak dari yogurt,  Dan bisa membuat kita tetap awet muda.

Sampai di PPTIK, saya tersenyum.  Teman-teman sudah ngomel menunggu saya untuk rapat Dies Emas.  Sorry.  Untuk membujuk mereka saya bawa kue kelapa dari Manado itu.  Lumayan, senyum mengembang lagi.  Tapi di meja kok bau Roti Boy.  Konsumsi rapat. Walah, biasanya saya senang. Tapi kali ini saya benar-benar kekenyangan.  Bau Roti Boy bikin saya pusing.

Saya bungkus saja deh buat Marco.  Dia pasti senang.  Saya cukup makanan dari teman-teman saya tadi itu.

Hope you have great meals and food today.

Advertisements

  1. Bandung ini maksudnya Johanes Bandung kan? Wah baru tahu kalo ybs udah Dr.

  2. anugrahkusuma

    Life is just like a game.

    Queen malah punya lirik : “It’s so easy when you know the rules…. “. Lumayan jadi motto saya juga di Korea.

    Ada pengalaman mirip, cuman konteksnya berbeda. Professor saya guuaaalllaakkknyaaaa setengah mamp*s. Hal2 kecil yang ga berkenan sama dia pasti bikin dia marah gede. Marah tanpa sebab pun pernah. Tapi saya terlihat lebih nyantai dibanding teman2 yang lain. Temen2 sampe nanya “lu kok nyantai sih liat professor kayak gitu?”

    Jawab saya : “Lu tau kan ‘rule’-nya ? Dia selalu marah. Jadi, ya udah, ketika saya berhadapan sama dia, kemungkinan dia akan marah2 itu 80%, jadi ya udah, anggap aja dia akan marah, dan…. prepare you ears, guys !!!”

    Jadi, it’s so easy, when you know the rules. Banyak pekerjaan kita seperti game. Sepakat sama pak Armein !!

  3. I love your site! 🙂

    _____________________
    Experiencing a slow PC recently? Fix it now!

  4. ricky rawung

    aku juga….makase banya….

  5. aWi

    Saya juga banyak ‘makan’ enak enak dari membaca Blog bapak 🙂




Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s



%d bloggers like this: