Tempat Berteduh

Rumah adalah saah satu kebutuhan dasar manusia.  Tempat berteduh.  Tempat berlindung.  Dan butuh effort besar untuk membangunnya.  But it is worth the efforts.

Masalah tempat tinggal adalah masalah semua orang.  Kalau masih sendiri atau baru menikah, kita mungkin masih bisa kos-kosan. Tapi bagi kita yang berkeluarga, yang sudah punya anak, rumah adalah impian yang harus diwujudkan.  Kita ingin anak kita, generasi berikutnya, bisa mendapatkan tempat berteduh yang nyaman.

Saya sendiri butuh waktu lama untuk membangun rumah.  Saya masih anak kos saat menikah di tahun 1988.  Kami kemudian mencari rumah kontrakan, sambil numpang di mertua. Setelah ngontrak apartemen dan rumah berkali-kali, akhirnya bisa beli rumah bekas di tahun 1998. Dan baru 2008 saya bisa membangun rumah. Itupun sebenarnya lebih tepat Ina yang berjuang keras untuk kami.

Jadi saya perlu duapuluh tahun untuk bisa membangun tempat berteduh bagi anak-anak kami.

Dalam konteks lebih luas, orang pun  perlu berteduh dari panas teriknya kehidupan. Kehidupan ini gersang, kalau kita tidak membangun pohon di man-mana. Pohon kehidupan.  Pohon hijau tempat berteduh. Kita bisa duduk di bawah bayangannya.

Dan diperlukan puluhan tahun untuk menumbuhkan pohon.  Generasi kita menanam pohon, generasi berikutnya mendapatkan bayangannya. Oleh sebab itu diperlukan sikap ikhlas. Diperlukan sikap mau berkorban. Sikap kepahlawanan.  Karena kita menanam sesuatu yang kita mungkin tidak akan sempat nikmati. Tapi kalau tidak kita lakukan, generasi berikut tidak mendapat keteduhan.

The best time to plant a tree was thirty years agoThe second best is today.


  1. Saya jadi teringat PT DI (IPTN). Banyak yg sdh berjuang menanamnya sejak 30 tahun lalu.

    Ketika saatnya sdh berbuah dan bisa menaungi, pohon itu ditebang. Mungkin oleh mereka yg ingin menanam pohon musiman, yg bisa instan menghasilkan uang. Mungkin jg krn tdk tahu mengapa pohon itu ditanam. Atau mungkin jg menganggapnya sbg beban, dan tdk bersedia utk merawatnya. Sayang sekali.




Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s



%d bloggers like this: