Confused

Konon rangking mutu universitas di Indonesia di mata global rendah.  Pada saat yang sama ada profesor kita di tangkap polisi, dan ada Pembantu Rektor mendalangi unjuk rasa di Sumatera Utara yang menewaskan Ketua DPRD nya. Ini gimana ya? Saat semua upaya diperlukan memajukan universitas ke world class, civitasnya sibuk dengan hal yang lain.

Kita memang hidup dengan cara membingungkan. Confused. Kita punya suatu tujuan tertentu, tapi usaha dan tindakan kita sehari-hari tidak menuju pada tujuan itu.

Di kelas, saya senang bertanya pada mahasiswa.  Apa beda energi (Joule) dengan daya (Watt)? Anda senang punya energi yang besar atau daya yang besar?  Joule yang besar atau watt yang besar? Banyak yang memilih daya. Padahal jauh lebih berguna itu energi, bukan daya.

Energi lah yang menggerakkan segala sesuatu, menyalakan lampu, melakukan usaha.  Daya itu cuma potensi. Pada saat daya itu diterapkan, maka daya berubah menjadi energi.  Dan besarnya energi ini proporsional dengan waktu penerapan. Semakin besar waktu yang didedikasikan untuk daya ini, semakin besar energi yang dicapai. Semakin besar dampak yang diperoleh.

Civitas akademika, profesor-profesor, doktor-doktor, memiliki daya yang sangat besar. Tingkat pendidikannya relatif paling tinggi. Kemampuannya tidak diragukan.

Tapi waktu yang digunakan civitas academika itu ke mana?  Berapa jam per hari ia gunakan untuk memajukan unversitas nya? Berapa proporsi waktu yang digunakan sehingga berdampak bagi kemajuan menuju world class itu? Kalau waktunya digunakan untuk mengurus birokrasi, tidak ada dampaknya. Kalau ia sibuk mendalangi demo ke DPRD, tidak ada dampaknya.  Kalau ia sibuk berbisnis mencari rejeki sana sini, tidak ada dampaknya.  Kalau ia sibuk merancang-rancang skema memperkaya diri yang cenderung koruptif, tidak ada dampaknya.

Orang confused adalah orang yang tidak mampu merekonsiliasi tujuan dengan usaha. Ia tidak bisa membuat keduanya selaras.  Sejalan.  Ia punya tujuan, tapi usahanya tidak membawanya pada tujuan.

Marilah kita berhenti sejenak.  Merenung.  Dalam 24 jam sehari itu, berapa porsi yang kita berikan untuk pencapaian tujuan kita?  Pencapaian Darma kita. Pencapaian panggilan hidup kita? Mewujudkan profesi kita?  Porsi ini haruslah dominan.  Mayoritas.

Kalau tidak, we are living a confusing life. We are confused.


  1. Iya Pak saya juga lagi bingung …

  2. Bingung…bingung…ku memikirnya..

  3. wah, aku ikut salah nih. kupikir ‘daya’ karena merefleksikan efisiensi…😀

    bagaimana kalau ‘energi’ itu diberikan dalam waktu yang lamaa.. sekali, seperti kabarnya para pegawai yang duduk-duduk ‘pemanasan’ baca koran sebelum benar-benar bekerja…?

  4. IG

    Pak Armein.. ngomong-ngomong soal world class university, saya pengen tanya sesuatu tentang paper di IEEE. Saya melihat banyak adik maupun temen2 yang lagi studi di luar, untuk ambil paper di IEEE, mereka udah punya account yang disediakan oleh universitas, group riset, atau lab mereka.

    Kenapa kita masih belum punya yah pak? atau kita udah punya dan saya aja yang ga ngerti? Mungkin akan berguna sekali soalnya paper di IEEE ini, mengingat kita mesti selalu cek penelitian-penelitian yang berlangsung di negara lain.

    -ignatius gayuh

    • azrl

      @IG: masalahnya di uang. ITB tidak punya uang untuk berlangganan IEEE secara online. Sayang sekali memang. Semoga hal seperti ini bisa segera teratasi.

  5. anugrahkusuma

    Ya jelas tho pak Armein. Begitu dapat uang, langsung dipake buat memanjakan mahasiswa : Bikin tempat parkir yang luas. Cuman melapangkan pola hidup bermobil-ria (padahal kosnya cuman di Cisitu, hihi ).

    Duit ada, cuman alokasinya salah.




Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s



%d bloggers like this: