Another Gates

Semua tahu Bill Gates yang berhasil itu.  Tapi tidak banyak yang mengenal Michael Gates Gill, yang berhasil mengubah hidupnya dari marketing executives dengan gaji jutaan dollar menjadi pelayan Starbucks.

Semula Gill adalah seorang eksekutif sukses J Walter Thompson. Duapuluh enam tahun dia bekerja di perusahaan ini. Client nya termasuk label-label top seperti Ford dan Christian Dior. Hidupnya mewah, dengan gaji jutaan dollar.

Sampai suatu hari di usia 63 tahun, ia dipanggil pimpinan perusahaan. Dia di PHK.  Alasannya sederhana.  Gajinya kemahalan.  Ada banyak eksekutif muda yang mau bekerja dengan separuh harga.

Ini di usia 63 tahun.  Tidak muda lagi. Dan kesusahannya kemudian datang beruntun.  Dengan uang tabungannya dia membuka perusahaan sendiri.  Bangkrut. Kemudian istrinya minta cerai. Ia didiagnosa terkena penyakit kanker otak. Dia mersa hidupnya hancur.

Ia terlantar. Hari-hari dia berjalan sendiri menyusuri New York dan cuma bisa menangis.

Sampai suatu pagi, dia duduk di sebuah Starbucks, dan menghirup kopinya.  Seorang manager menghampirinya dan menawarkan apakah dia mau bekerja sebagai pelayan. Gaji 10$/jam. Dan dia bilang “ya”.

Itu lima tahun lalu.

Sekarang ia sudah trampil bekerja.  Kalau tidak melayani tamu, dia membersihkan lantai. Dan toilet Starbucks bisa mengkilat.  Dia sendiri tinggal di sebuah apartemen kecil di atap sebuah rumah tua.  Lima menit dari sebuah mansion mewah dengan 25 kamar, tempat tinggalnya dulu.

Tapi hidupnya penuh kegembiraan.

Gill kehilangan pekerjaannya.  Tapi karena itu dia menemukan kehidupannya. Dia bilang, “I may have a part-time job, but I have a full-time life.” Dan untuk menopang hidupnya yang gembira itu, dia mencukupkan upah pelayan Starbucks itu.

Pengalaman ini ditulisnya menjadi sebuah buku yang menginspirasi banyak orang yang terkena PHK.  Buku ini menjadi best seller saat ini.

Read more: cnn.com


  1. semoga kita segera menyusul kisah sukses nya mas – thx

  2. herry purnomo

    Touching story pak….
    Jadi kuncinya adalah selalu bersyukur kepada Allah, atas segala keadaan yang kita alami.
    Buktinya Gill aja lebih menikmati hidupnya ketika dia turun kariernya jadi pelayan starbuck….hihihihi




Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s



%d bloggers like this: