Dewi

Apa beda cinta pada pandangan pertama dan cinta setelah ribuan pandangan bertahun-tahun?

Cinta pada perjumpaan pertama adalah benih.  Benih yang ditumbuhkan di dalam hati.

(Ku tanamkan hatiku tumbuh bersamamu
Tak ‘kan ku petik hingga akhir masa hidupku
)

Benih itu tumbuh besar, disirami oleh ribuan pandangan.  Seperti mentari. Setiap hari.

(Dengarlah kau dengar
Selama bumi berputar
Ku tetap milikmu
)

Mungkin ada keraguan, mungkin ada tanda tanya.  Di manakah benih itu?  Mengapa tidak terlihat?  Benih itu tidak ada lagi. Karena sudah tumbuh besar.  Mundurlah setapak, dan buka ruang pandang.  Niscaya akan terlihat kerindangan tumbuhan cinta itu… dengan bunga warna warni, dan buah yang lebat…

(Dewi… bukalah ke dua matamu
Pandanglah ruang di hatiku
)

Ijinkan aku menghirup udara nafasmu. Untuk menyejukkan pohon cinta di hatiku. Untuk menenangkanku.  Bahwa pohon cinta itu juga tumbuh rindang dihatimu…

(Dewi berikan nafasmu untukku
Agar ku hidup bersamamu… bersamamu terus bersamamu
)

Untuk my sweetheart… lekas sembuh ya

(Dewi, by Alexa)


  1. wah bisa puber sepanjang hidup nih. iya lekas sembuh ya (mbak Ina?)

  2. so sweeeet =)




Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s



%d bloggers like this: