Biaya Kesehatan

Kesehatan adalah satu dari beberapa kebutuhan dasar.  Bad news: biaya kesehatan mahal.  Good news: kita seharusnya bisa berhemat biaya ini.

Saya pikir-pikir saya harus mendapat bintang penghargaan dari RS St Borromeus. Karena banyak uang saya habis di sana. Di meja saya numpuk kuitansi pembayaran layanan kesehatan dari RS ini.

Biaya memulihkan kesehatan itu mahal sekali.  Biaya dokter di klinik RS Borromeus itu Rp 80.000.-  Belum obat-obatan, yang bisa mencapai ratusan ribu.  Rontgen Rp 75.000,- Fisioterapi, Rp 75,000 sekali datang. Wah mahal.

Kita bisa ke RS pemerintah, seperti RS Hasan Sadikin.  Saya pernah berobat ke sana dua tahun lalu, dan sama saja.  Mahal. Mau Puskesmas? Konon sesuai singkatan namanya, ini cocok untuk pusing, keseleo, dan masuk angin. Lebih dari itu, lebih baik ke rumah sakit.

Tapi sebenarnya berbeda dengan kebutuhan sandang, pangan, dan papan, sakit itu tidak wajib. Kita tidak harus sakit.  Kalau kita mau menjaga kesehatan, maka biaya itu tidak perlu keluar.

Sudah tiga hari ini badan saya meriang.  Sinusitis saya kambuh.  Ini penyakit yang sukar dikalahkan.  Dan setiap saya kena AC lama, penyakit ini muncul.

Dua tahun lalu saya berobat di RS Hasan Sadikin.  Di ‘bom’ dengan anti biotik kadar tinggi.  Tiga minggu berturut-turut.  Seperti yang sembuh, tapi menurut saya tidak begitu berhasil. Tahun lalu saya berobat ke RS Borromeus. Sama juga.

Muncul lagi-muncul lagi, secara berkala.  Kalau saya capek, dan lelah, serta badan lemah, penyakit ini muncul.  Kalau saya melakukan perjalanan jauh dengan AC, muncul juga.

Kemarin saya ke RS Borromeus untuk sakit ini, karena sudah mengganggu kerja saya.  Dan dokter memberi obat yang mahal. Seharga gaji sebulan pembantu rumah tangga kami.

Saya pikir-pikir, akhirnya saya putuskan untuk tidak lagi makan obat. Saya tidak jadi beli. Saya mau coba lawan penyakit ini dengan bermacam cara, seperti olah raga, minum yang hangat, istirahat yang cukup, minum vitamin dan suplemen.  Dan tentu pelukan dan ciuman sayang dari kekasih hati. Pokoknya semua yang meningkatkan daya tahan tubuh.

Saya mau coba konsep bahwa penyakit seperti pilek, flu, dan mungkin sinusitis, bisa dilawan dengan daya tahan tubuh.  Dan ini mestinya tidak mahal.

Semoga berhasil. Seminggu lagi saya lapor kalau sembuh🙂


  1. Saya doakan bapak mudah-mudahan cepat sembuh dan bisa berkarya kembali …oh yahh mungkin bisa dikurangi atau dihentikan sama sekali konsumsi dagingnya pa…saya merasakan daya tahan tubuh saya meningkat saat menjadi vegetarian.

  2. melia

    saya pun menderita sinusitis, mmg menganggu aplg saya pny seorang bayi yg msh mmrlukan pengawasan.. kdng kalo udah kambuh sulit sekali saya bisa berkonsentrasi!!
    saya sempat disarankan untuk di operasi, tapi saya msh takut, jadi gmn ya???




Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s



%d bloggers like this: