Live Forever?

Entah mengapa, banyak orang ingin hidup selama-lamanya. Minimal tidak mau menjadi tua.  Ingin tetap muda. Padahal itu tidak alamiah.

Saat si gadis memaksa ingin  menjadi vampire supaya bisa berdua selama-lamanya, sang vampire di film Twilight itu menggeleng. Belum tahu dia betapa menderitanya hidup selama-lamanya.

Keinginan untuk tetap muda itu membingungkan saya?  Mengapa sih orang ingin kulit putih seperti bayi? Tadi malam saya lihat iklan penghalus kulit agar putih dan tampak muda, dan menurut Ina produk ini laku keras, banyak diminati wanita. Dalam iklan itu, sang ibu mengantar anak menjadi cheerleader di suatu pertandingan olahraga. Sang ibu di iklan itu tertawa senang ketika disangka masih seusia puterinya.

Saya pikir orang harus selalu bangga dengan bertambahnya usia.  Saya lihat foto saya waktu remaja, pemuda, bahkan di usia 30an. Tentu saya senang melihatnya.  Tapi kalau saya harus kembali ke usia seperti itu, saya definitely tidak mau. Saya merasa saya much better today ketimbang waktu-waktu dulu.

Kepala saya semakin botak. Rambut putih semakin banyak. Itu sebenarnya menambah pride saya. Apalagi belum pernah saya mendapat perlakuan buruk akibat kondisi fisik saya itu.  Justru kayaknya satpam ITB semakin hormat kalau saya lewat gerbang depan.  Coba kalau tampang saya masih kayak dulu. Rambut masih tebal, kulit masih kencang. Pasti dipelototin, disangka mahasiswa mau nyelonong bawa mobil ke kampus.

Dengan bertambahnya usia, semakin banyak yang kita alami.  Semakin banyak yang kita tahu.  Kita semakin dewasa, dan bukan anak kemarin sore yang masih hijau. Penting kita menyadari hal ini, dan terus menjadi dewasa seiring bertambahnya usia.

Karena orang yang tidak mau menjadi tua itu celaka, karena sebenarnya ia tidak dewasa. Dia tidak ingin menerima anugerah usia yang besar: kematangan hidup. Jadi kalau dia hidup kekal dalam ketidak-dewasaan kan percuma? Karena ada pepatah: You are only young once, but you can be immature forever.


  1. Kayak iklan rokok dulu itu pak: Menjadi tua itu pasti, menjadi dewasa itu pilihan …

  2. Citra

    salam kenal pak,, saya mahasiswa Bapak bbrp tahun yang lalu =)

    kynya bapak udah kena Twilight-syndrome ya,, sampe bbrp postingan mengarah ke sana hehehehe.. tp justru itu yang menarik, karena bisa liat pandangan dari sisi yang berbeda tentang hal yang mungkin dan gk mungkin (karena ini kan fiksi film/novel :D)




Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s



%d bloggers like this: