Root Canal

Sehabis nonton Twilight, Ina senang menggoda saya, “Ini vampire, bukan..?” .  Boro-boro.  Kemarin sore gigi taring kiri atas saya sakit sekali. Dan tadi pagi dokter terpaksa mematikan sarafnya dan melakukan prosedur root canal. Waduh sakit dan ngilu nya nggak kira-kira.

Gigi taring ini sempat patah bulan lalu.  Sebelum sakit saya ke klinik gigi ITB.  Setelah difoto, dokter memutuskan untuk menambalnya dulu. Karena bolongnya besar tapi kelihatan masih kokoh.  Sebelum dilakukan langkah drastis, dicoba perawatan ringan dulu.

Yah, cuma selamat lewat Natal dan Tahun Baru. Sore hari minggu kemarin gigi mulai sakit kalau dipakai makan. Padahal Ina dan saya berencana makan di luar. Jadi tadi malam saya cuma makan bubur ayam di BMC. Itupun sambil hati-hati, takut terkena kacang kedele.

Semalaman sakit tambah parah.  Jadi pagi-pagi saya langsung daftar ke klinik ITB lagi.  Dapat ibu dokter yang sama.  Jadi dia tahu persis masalahnya. Keputusannya, saraf gigi dimatikan, tisue yang rusak dikeluarkan dari akar gigi, dan lubang akar diisi permanen.

Prosedur ini disebut root-canal. Namanya aja keren, tapi ngilu nya nggak kira-kira. Lubang gigi di dalam dikerik-kerik, sambil mencari sarafnya untuk diputus. Berkali-kali saya mengaduh.

Yang celaka, dokter menempelkan foto xray gigi itu di atas lampu sorot.  Untuk melihat seberapa dalam akarnya.  Jadi dia mengambil jarum bergerigi, mengukurnya di foto itu, kemudian mengerik-negrikkan ke dalam gigi saya.

Walah. Saya itu paling ngeri sama jarum, gara-gara trauma jarum suntik waktu kecil. Setiap saya ditusuk jarum suntik, entah untuk obat atau mengambil darah, saya suka pucat dan tidak jarang pusing. Sekarang dengan asik, bu dokter memperlihatkan jarum bergerigi persis di depan mata saya, kemudian menusukkannya ke gigi, berulang-ulang. Pingsan nih pasti…

Akhirnya ketemu juga sarafnya, dan lubang dalam akar terus dikerik untuk dibersihkan. Begitu selesai, saya seperti baru habis keluar dari ruang penyiksaan. Ngilunya nggak kira-kira.  Kalau Edward si vampire di Twilight itu di root-canal kayak gitu pasti sama lah jerit-jerit hilang cool nya. Gigi taring lagi… Cobain saja hehe

Syukur sakit giginya sekarang sudah hilang. Tadi siang sudah makan nasi dan daging ayam tanpa gangguan. Masih harus balik lagi beberapa kali. Tapi saya sudah merasa normal kembali. Siap memangsa, eh makan makanan enak kembali…


  1. hihihi… saya pernah mengalami hal yang sama Pak..gigi bungsu saya juga dimatikan syarafnya…. super ngilu waktu dibor….:)




Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s



%d bloggers like this: