Mana IMF? AS butuh…

Waktu Indonesia terkena krisis di 1998, dengan pongah penasehat barat, IMF, dan World Bank mengkuliahi Indonesia yang disebut denagar korup. Di mana mereka sekarang saat AS memerlukan kuliah itu?

Privatisasi! Demikian perintah IMF.  Maka dijuallah semua aset negara Indonesia di BUMN, sektor perbankan, dan industri kepada swasta asing.  Menteri-menteri kta pun dengan patuh melaksanakannya.

Hari ini, di erah Bush dan Obama, Bank-Bank AS sudah di nasionalisasi. Januari depan industri mobil Detroit akan dimiliki pemerintah, melalui program bail out.  Lha, harusnya marah dong IMF dan World Bank pada Obama?  Ternyata tidak.

Jadi terjadilah krisis ideologi ekonomi. Obama mau keluar dari krisis dengan langkah yang persis berlawanan dengan nasehat IMF pada Indonesia dulu.

Semoga SBY, menteri-menteri ekonomi, dan bahkan ekonom Indonesia mau belajar dari peristiwa ini. Jangan terlalu ideologis dengan menelan mentah-mentah konsep ekonomi asing.

Sebaliknya profesor-profesor ekonomi maupun mahasiswa-mahasiswanya di FE-UI, FE UGM, dll harus segera mengembangkan konsep ekonomi original Indonesia yang brilian. Sebrilian ekonom Asia lainnya (seperti Cina, India, Bangladesh, sampai ke level Muhammad Yunus), yang emoh menelan mentah-mentah nasehat ekonom barat itu.




    Leave a Reply

    Fill in your details below or click an icon to log in:

    WordPress.com Logo

    You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

    Twitter picture

    You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

    Facebook photo

    You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

    Google+ photo

    You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

    Connecting to %s



%d bloggers like this: