Everybody is Beautiful

Setiap orang itu cantik dan indah. Cuma kita saja yang sering gagal melihatnya.

Cantik itu sering sukar didefinisikan. Bahkan definisi ini bisa berubah-ubah sesuai waktu. Dulu orang mengasosiasikan kulit putih dan hidung mancung sebagai beautiful. Sekarang tidak harus begitu.

Menurut Sophia Loren, seorang Diva dari Italia, “Beauty is how you feel inside, and it reflects in your eyes. It is not something physical.” Dan prinsip ini ia praktekkan. Ternyata kecantikan Sophia Loren termashyur sampai ke mana-mana, bahkan sampai saat ia sudah berusia lanjut.

Memang setiap orang pasti beautiful, in his or her own way. Mengapa? Karena kita adalah makhluk tertinggi yang diciptakanNya. Siapa yang berani bilang bahwa ciptaanNya itu jelek, bukan? Pasti beautiful.

Persoalannya, kita sendiri yang membuat beautiful itu tidak nampak. Saat hati kita dipenuhi berbagai keburukan, kejelekan itu tercermin di mata kita. Dan kata Sophia Loren, kita bakal tampil buruk.

Atau, mata kita yang gagal melihat keindahan ciptaanNya itu. Kita mencari sesuatu yang sudah menjadi prekonsepsi kita. Kita mencari sesuatu yang menurut kita cantik. Dan itu tidak kita temukan pada orang lain. Padahal konsep kita itu dangkal dan sempit.

Saat kita melihat orang lain itu sebagai ciptaan Tuhan yang mulia, maka mata kita terbuka akan keindahannya. Betapa sistem yang kompleks dalam tubuhnya berfungsi. Betapa ia memiliki emosi dan perasaan yang sanggup menyayangi. Betapa ia memiliki ketabahan menghadapi perjuangan kehidupan. Betapa ia punya keberanian untuk bangkit dari kejatuhannya. Betapa ia mendambakan harapan untuk hari depan. Betapa ia memiliki sikap yang penuh tanggungjawab.

Saat kita melihat orang lain seperti itu, munculah kecantikan dan keindahannya.

Dan setelah itu lihatlah ke dalam diri kita, dan kita kemudian bisa mengerti betapa beautifulnya kita.

Advertisements

  1. Betul Pak, cantik itu relatif, hitam atau putih bukan ukuran. Sulamit adalah salah satu contoh wanita yg paling cantik. Dari ribuan istri dan selir Raja Sulaeman, ternyata hanya Sulamit sendiri yang dipilih dan dibilang cantik. Padahal hitam luar biasa. 😀

  2. Nadka

    Memang cantik itu relatif, tapi ukuran cantik itu sendiri adalah kesepakatan bersama.

    Diketahui bahwa ternyata Cleopatra yang terkenal akan kecerdasan dan kecantikannya bertubuh besar. Karena pada masanya besar itu cantik.

    Jadi menurut saya, orang yang dibilang cantik adalah orang yang memenuhi kesepakatan yg dibuat masyarakat. Jadi tidak semua orang bisa dibilang cantik.

    :p

    Cantik untuk fisik kan tidak sama dengan hati orang. Otentiknya orang siapa yang tahu.




Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s



%d bloggers like this: