Terjangkit Kebahagiaan

Kalau anda punya keluarga, kerabat, dan sahabat, pelihara lah dengan baik. Karena mereka adalah sumber kebahagiaan manusia. Demikian hasil penelitian Dr. Nicholas A. Christakis, seorang dokter dan ilmuwan sosial dari Harvard Medical School. Ternyata kebahagiaan bisa berjangkit.

Sebuah penelitian ilmiah yang dilakukan oleh Dr. Christakis bersama dengan Prof James H Fowler, ilmuwan sosial dari University of California memperlihatkan bahwa kebahagiaan kita bergantung juga pada kebahagiaan orang lain. Mereka mempelajari informasi kebahagiaan dari 4739 orang beserta hubungan mereka dengan ribuan orang lain: pasangan hidup, keluarga, kerabat, sahabat, kenalan, dan rekan sekerja. Data ini dikumpulkan dari tahun 1983 sampai 2003.

Hasilnya luar biasa: kebahagiaan anda tidak hanya bergantung pada tindakan anda, tapi juga pada tindakan kenalan anda. Karena kebahagiaan itu berjangkit. Bila seseorang berbahagia, maka kebahagiaan itu bisa menjalar sampai ke tiga tingkat hubungan.

Mengapa manusia tidak memiliki pertahanan sepenuhnya terhadap pengaruh dari luar? Mengapa kita mudah terjangkit? Rupanya supaya kita bisa terjangkit kebahagiaan.

Badan manusia rupanya didesain sedemikian sehingga tidak punya pertahanan penuh. Akibatnya kita bisa terkena penyakit. Orang lain bisa menyebarkan penyakit pada kita.

Saya membayangkan, Tuhan bisa membuat benteng pertahanan yang tinggi di sekeliling tubuh kita. Kita bisa dipagari kuat, sehingga tidak ada pengaruh luar yang bisa masuk.

Tapi Ia tidak melakukannya. Pagar di sekliling kita hanyalah seperlunya. Tidak begitu tinggi. Mengapa?

Rupanya supaya kita bisa kejangkitan kebahagiaan. Rupanya kebahagiaan bisa menular. Seseorang yang bahagia bisa menularkan pada orang lain. Dan orang lain itu menularkannya pada kita.

Menurut riset mereka, kebahagiaan tetangga sebelah bisa menaikkan peluang kebahagiaan anda 34%. Kebahagiaan sahabat yang tinggal setengah mil dari rumah anda bisa menaikkan peluang 42%. Kalau dia tinggal dua mil dari rumah anda, peluang itu turun menjadi 21%.

Jadi, ini seperti perilaku kejangkitan.

Jadi, marilah kita memelihara teman dan kerabat yang punya sikap hidup yang positif, yang memberi kebahagiaan. Mereka sangat bernilai.


  1. Tapi, apakah kita hanya ingin terjangkit????
    Tentu saja, kita juga harus memberikan kebahagiaan kepada mereka, bukan hanya memelihara mereka.. ^ ^

  2. ntz

    Wah, tanpa disadari saya sudah bikin teman2 saya merasakan hal yang kurang baik yang sedang saya rasakan… Nyoba lihat dari sudut pandang yang lain kalo gitu. Mungkin di balik hal kurang baik itu ada hikmah yang terpendam.

    Makasih Pak, tulisannya membantu membuat saya merasa lebih baik.




Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s



%d bloggers like this: