Family

Setelah mengunjungi kami sebulan, ayah dan ibu saya kembali ke Tomohon. Hari Minggu kemarin kami mengantar mereka ke BSM, naik bus Primajasa ke Bandara. Saya merasa amat kaya, memiliki mereka dan juga kerabat-kerabat.

Perjalanan dari Tomohon ke Bandung sebenarnya sangat berat, terutama untuk kedua lansia yang berusia hampir 80 tahun. Subuh mereka harus ke Bandara Sam Ratulangi Manado. Dari situ, pesawat akan terbang ke Bandara Sukarno Hatta. Lalu mereka harus melakukan perjalanan darat ke Bandung.

Tapi perjalanan itu mereka ingin tempuh karena ingin menjenguk kami. Saya kali ini memang butuh kehadiran mereka. Saya butuh doa dan kekuatan dari mereka untuk pulih dari sakit yang cukup lama itu.

Selama di Bandung, mereka juga berjumpa banyak kerabat lain. Ibu saya itu anak kedua bungsu (pangais bungsu) dari dua belas bersaudara. Semua kakak-adikny sudah meninggal dunia. Jadi ibu saya dituakan. Dan kerabat bergantian datang bertemu.

Ayah saya juga punya enam adik. Salah satunya, pensiunan angkatan udara, jarang berjumpa karena tinggal di Jakarta. Sabtu kemarin keluarga besar mereka datang ke rumah, lengkap dengan cucu-cucu, meramaikan kekayaan kita semua: kekerabatan.

Sekarang tiba waktunya ayah dan ibu kembali ke Tomohon. Janti, adik saya, punya ide bagus. Ia membook hotel transit di Bandara. Jadi kemarin sore, mereka berdua bisa santai ke airport, dan nginap di sana. Pagi ini, mereka sudah di gate A1, menunggu pesawat yang akan takeoff jam 8:25.

If you ask me, jelas keluarga kami kaya raya. Kita dikelilingi orang yang sungguh mengasihi kita. Saya cuma harus membuka mata untuk melihat berkat ini. Anda juga…

Armein, William, Gladys, Kezia, Marco (William Jr), Ina, Andria, dan Patmah (taken 30 Nov 2008).

The Langis: Armein, William, Gladys, Kezia, Marco (William Jr), Ina, Andria, dan Patmah (taken 30 Nov 2008).


  1. The Langis … seperti nama band,Pak

    btw saya suka kalimat anda “If you ask me, jelas keluarga kami kaya raya. Kita dikelilingi orang yang sungguh mengasihi kita. Saya cuma harus membuka mata untuk melihat berkat ini. Anda juga…”




Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s



%d bloggers like this: