Helps from Heaven

Bagaimana menjaga kelakuan kita agar tetap baik?  Pernahkah kita frustrasi dengan perilaku kita yang tidak memenuhi standar?  Kita berjuang keras untuk menjadi orang baik tapi kenyataan apa yang kita buat malah sering mengecewakan kita.  Kita butuh bantuanNya.

Perilaku itu bergantung pada kepribadian kita.  Dan jarang sekali manusia bisa mengendalikan cara bereaksi.  Personality kita itu dikendalikan kekuatan bawah sadar.  Di situ ada berbagai dorongan.  Mulai dari dorongan primitif, survivability, sampai pada trauma masa lalu.

Dan ini sukar dikendalikan.  Tanpa latihan dan kemauan kuat, badan kita dan pikiran kita akan bereaksi menurut kendali bawah sadar.  Akibatnya reaksi dan perilaku kita itu sering merupakan perilaku primitif.  Seperti makhluk bukan manusia.

Dan kita dapat terjebak pada suatu siklus yang buruk.  Kita ingin memenuhi standar norma, agama, etika yang tinggi.  Tapi karena kita tidak melatih perilaku kita, kita gagal memenuhi standar itu.  Kemudian kita mulai men-judge diri sendiri sebagai orang yang gagal.  Dan ini tertanam balik ke bawah sadar kita. Kita tidak lagi berusaha.  Akibatnya kita terkunci dalam siklus perasaan bersalah kepadaNya.

Kita merasa perilaku kita yang tidak sesuai standarNya itu membuat kita tidak bisa lagi mendekatiNya.  Karena kita tidak mempu menjaga kelakuan kita, Ia tidak lagi menyayangi kita.

Menurut saya, terbalik.  Justru karena kita tidak dekat denganNya perilaku kita tidak bisa memenuhi standar.  Justru menyadari kasih sayang Nya itu yang akan membuat perilaku kitamembaik.

Maksudnya bagaimana?  Saya ambil contoh yang sering terjadi di rumah saya.

Saya terkadang melihat Marco bandel dan tidak nurut Ina. Biasanya Marco yang duluan bikin masalah. Semakin Ina marah dan memaksa, semakin Marco melawan.  Semakin Ina sebal, semakin Marco mengeras.  Tapi sebaliknya, kalau Ina membelai dengan sayang, memujinya, maka Marco luluh dan nurut kayak merpati.  Begitu Marco tahu ia tetap disayang meskipun ia yang mulai membuat salah, maka ia mudah pulih dan menjadi baik kembali.

Saya pikir kita juga begitu.  Kita bakal membuat kesalahan.  Tapi kita perlu tahu Ia tetap menyayangi kita.  Ia tidak ingin kita jauh dariNya.  Kita perlu mengakui kesalahan kita, bertobat, minta maaf, minta ampun padaNya. Dan kita memohon dengan sangat Ia tetap bersama kita, berada di dalam hidup kita, di dalam hati kita.

Karena kita butuh bantuanNya dan bimbinganNya untuk membuat kita lebih baik.  Justru semakin buruk perilaku kita, semakin kita butuh bimbinganNya.  TuntunanNya.  Tuhan justru datang pada orang yang lemah, tidak berdaya, penuh kesalahan, penuh dosa.  Karena orang-orang ini yang paling perlu bantuanNya.

Jadi bantuan dari surga itu tersedia tiap hari.  Bukan untuk memabukkan kita dengan kemewahan atau keserakahan.  Tapi untuk membangun perilaku kita.  Untuk menumbuhkan kita menjadi lebih baik.  Ia-lah yang memampukan kita memenuhi standar etika tinggi.


  1. Jika kita mendekatiNya sehasta, Dia akan mendekati kita sedepa. Jika kita mendatangiNya dg berjalan, Dia akan mendatangi kita dg berlari..




Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s



%d bloggers like this: