Kata-Kata

Salah satu keajaiban dunia adalah bahasa ucapan dan tulisan.  Kata-kata.  Saya berkesimpulan dunia ini maju karena kata-kata.  Bahkan dalam menjelaskan pikiran saya tentang kata-kata ini, saya menggunakan kata-kata.  Words for words.
Dalam otak besar manusia dikenal dua area penting untuk berbahasa: daerah Wernicke dan daerah Broca.  Daerah Wernicke adalah daerah lokasi untuk mengerti bahasa.  Daerah Broca adalah daerah untuk mengendalikan ucapan dan berbicara.  Di kedua daerah ini manusia menuangkan pikiran dan perasaannya melalui bahasa.

Ada sebuah lelucon.  Sepulangnya anggota DPR kita dari Inggris, dia terkagum-kagum, “Pendidikan bahasa di sana sangat berhasl.  Anak kecilpun bisa berbahasa Inggris dengan lancar..!”.  Hehehe garing.

Kita take for granted kemampuan berbahasa dan berpikir secara berbahasa.  Semua pada usia satu tahun bisa bercakap-cakap dan menggunakan kata-kata.  Pada usia enam tahun anak sekolah bisa baca-tulis.

Padahal pada kemampuan berbahasa ini terjadi perumusan ide kreatif, analisa, dan ekspresi perasaan. Orang bisa mengkhayal, memikirkan ide macam-macam.  Tapi saat ia menyampaikan idenya kepada orang lain, ia harus menggunakan kata-kata. Ia harus menuangkannya dalam kata-kata, dalam tulisan, dalam buku-buku.

Kemudian generasi berikut, yang menemukan buku-buku istimewa, bisa segera meneruskan ide tersebut.  Kita bisa membaca sejarah.  Kita bisa membaca ide orang lain.  Dan kita mewariskannya ke generasi berikut.  Demikian cara kata-kata membawa kemajuan pada spesies kita.  Demikian cara membuat dunia kita ini maju.

Eksistensi dan kesadaran kita diukur dari adanya aktivitas berbahasa ini.  Jika seorang pasien tidak bereaksi pada ucapan dokter, maka pasien disebut kehilangan kesadaran.  Jika pasien tidak menjawab, berbicara, atau berinteraksi dengan kita, ia dianggap lumpuh, disfungsional, meskipun seluruh indikator tubuh seperti temperatur, denyut nadi, tekanan darah, dan nafas dalam kondisi normal.

Jadi hidup atau mati nya manusia sebenarnya diukur dari adanya kemampuan berbahasa.

Saya percaya tentang evolusi manusia sampai ke homo sapiens, tapi saya juga percaya bahwa Adam adalah manusia pertama.  Bagaimana merekonsialisasi kedua hal ini?  Ini memang agak rumit, tapi dalam pandangan saya Adam adalah manusia pertama yang memiliki kesadaran yang bisa dituangkan dalam kata-kata.  Jadi Adam memiliki kesadaran diri, kemampuan berkata-kata, dan memiliki awareness tentang Pencipta.  Sebelum Adam, sudah ada “manusia” tapi tidak punya kesadaran dan kemampuan berkata-kata.  Namanya juga kepercayaan, ya?  Terserah yang percaya.  Point saya, saat homo sapiens mulai memiliki kemampuan berbahasa adalah titik yang sebenarnya di mana manusia diciptakan.

Yang menakjubkan saya adalah kemampuan kita menggunakan kata-kata untuk menjelaskan kata-kata.  Kata-kata ternyata self-contained, artinya sanggup untuk menerangkan diri sendiri.  Ia mendefinisikan diri sendiri. Ini sebuah fenomena yang sukar dicari padanannya.

Oleh sebab itu, kata-kata sangat powerful.  Kata-kata bisa menyemangati orang, bisa melumpuhkan orang.  Kita perlu sekali mengerti dan menguasai (mastery) seluk-beluk kata-kata.  Sebab eksistensi kita ternyata ada dalam kata-kata.


  1. F

    saya sependapat dengan bapak masalah Adam. Ada buku yang baru saja saya baca yang membahas masalah itu. Di tulisnya dalam perspektif islam, but nice to read. judulnya : Ternyata Adam Dilahirkan, karya Agus Mustafa. Beberapa hari yang lalu juga saya post di blog saya. 🙂

  2. kata guru Bahasa Indonesia dulu : berbahasa itu berpikir. Makanya kita bisa lihat kedalaman ilmu seseorang dari caranya bertutur kata. Bagaimana menurut Bapak?




Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s



%d bloggers like this: