Where is God?

“I look for my soul, but my soul I could not see.
I look for my God, but my God eluded me.
I looked for a friend, and the I found all three.”

Demikian sebuah puisi yang menguatkan banyak orang.  Termasuk saya.

Dalam kesulitan hidup kita atau dalam ketidak berdayaan kita, kita mencoba berjuang sekuat tenaga.  Kita seperti gelagapan tenggelam, berusaha segala cara mencari nafas hidup itu.  Mencari kekuatan kita.  Mencari semangat kita.

Kita berusaha mencari dalam jiwa kita, di mana kekuatan itu?  Tidak kita temukan. Jiwa kita yang selama ini kuat, tidak berdaya.  Mana talenta itu?  Mana semangat itu? Semangat itu terhempas.  Kita tidak menemukan sumber kekuatan kita di sana.

Kemudian kita berdoa menjerit kepadaNya.  Kita minta Ia datang dan menjenguk kita.  Tapi mata kita tidak bisa melihatNya. Sehingga kita menjadi takut dan panik.

Tapi kemudian kita menemukan teman kita, sahabat kita. Kata-kata yang menghibur dan menguatkan.  Bantuan yang datang membukakan mata kita.  Di sana kita melihat jiwa kita.  Merekalah kekuatan kita yang sebenarnya.

Pada mereka kita melihat mata dan tangan Nya.  Kita menemukanNya pada orang-orang di sekitar kita.  Orang-orang yang menyayangi kita.  Pada sahabat-sahabat kita.

Saya pikir kekuatan dan kekayaan seseorang diukur bukan dari kekuatan dan kemampuan dirinya.  Tetapi seberapa banyak sahabatnya.  Seberapa banyak orang yang mengasihinya.

Dan melalui mereka, engkau menemukanNya.


  1. sangat setuju pak….
    dan merasa berterima kasih untuk semua sahabat, bahkan di dunia blog …yang notabene belum pernah bertemu pun bisa menjadi sahabat yang sangat menguatkan kita dalam kesulitan.

  2. wah,saya belun pernah berpikir sejauh itu,tp 3-4 bulan terakhir ini,saya pertama kali merasakan betapa indahnya persahabatan 😀 dan seperti yang bapak bilang, mereka sumber kekuatan 🙂

  3. crappuccino

    hwah… makasih puisinya pak 😀

    mungkin benar ya, kata-kata “orang jadi jahat karena kesepian” *hehe.. dari komik sih*

  4. Sahabat adalah bentuk nyata dari ketiganya. Melalui sahabat, kita bisa melihat semuanya dalam kehidupan dunia ini.

  5. Berarti saya termasuk orang miskin 😦

  6. saya merasakan betul Tuhan hadir atas pancaran kasih sayang dari banyak orang di sekitar kita. berbagi ide boleh pak…

    http://trendibandung.wordpress.com/2008/09/12/mengancam-allah/

    http://trendibandung.wordpress.com/2008/09/12/berani-beramadhan/




Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s



%d bloggers like this: