Motivasi

Orang melakukan sesuatu karena kebiasaan.  Yang bisa mengubah kebiasaan adalah motivasi.  Motivasi mendorong kita untuk mengerahkan upaya mengubah diri, melakukan sesuatu di luar kebiasaan.  Oleh sebab itu kita perlu belajar tentang motivasi ini.

Paling mudah bagi kita untuk memiliki motivasi untuk maju.  Kita ingin supaya kita hari ini lebih baik dari hari kemarin.  Dan ini mendorong kita untuk berusaha, melawan kebiasaan kita yang kurang baik dan kurang produktif.

Banyak orang terjebak mengukur kemajuan pada kemajuan orang lain.  Jadi kita takut ketinggalan.  Kita takut dikalahkan orang lain.  Motivasi ini sangat hebat.  Tapi motivasi ini juga didasarkan pada kekuatan ketakutan, sebuah kekuatan yang negatif.  Tidak jarang kita malah mengangan-angankan untuk mensabotase orang lain.  Untuk mengganjalnya.  Jadi bisa-bisa bukannya kita maju, tapi kita membuat semua mundur.

Lebih baik adalah mengalahkan diri sendiri.  Berupaya menjadikan diri sendiri di hari kemarin sebagai standar kemajuan untuk dikalahkan.

Kelemahan pendekatan di atas adalah pada sikap egoisme.  Meskipun motivasi untuk menhjadi lebih baik itu tidak salah, tapi dia memusatkan diri pada kepentingan diri.

Saya ingin menawarkan motivasi yang lebih baik, yakni motivasi tumbuh bersama.  Di sini kita berkonsentrasi melayani orang lain lebih baik.  Kita mengerahkan kemampuan untuk menlayani kebutuhan orang lain. Kita membantu orang lain bertumbuh.  Kita semakin bertumbuh dalam hal ini.  Kita semakin berguna.

Bukan saja hal ini mulia, ia sebenarnya jauh lebih masuk akal.  Saya sudah mengamati banyak kisah sukses, dan ini didasari pada keberhasilan melayani kebutuhan orang lain.  Toko A lebih sukses dari Toko B karena pelayan di Toko A lebih mampu melayani atau memiliki produk yang saya butuhkan.   Si A menang pemilu mengalahkan si B karena si A lebih melayani masyarakat.  Lagu A lebih populer ketimbang lagu B karena lagu A lebih menyenangkan untuk kita dengar.

Point saya, kita punya dua pilihan untuk maju: maju dalam status kita atau maju dalam kegunaan kita.  Saya menyarankan kita maju dalam kegunaan kita, dan itu akan simultan memajukan status kita.

Jadi mari kita memiliki motivasi untuk maju.  Tapi hendaknya motivasi kita itu diarahkan untuk meningkatkan kegunaan kita bagi orang lain.


  1. bapa sudah seperti para motivator motivator yang ada di tv itu.. andre wongso misalnya? luar biasa..

  2. azrl

    @ayi: thanks untuk visit dan nice words nya. Saya sudah senang kalau pengunjung bisa menikmati posting, kemudian menjalankannya. Syukur-syukur bisa membagi ke orang lain. Salam saya




Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s



%d bloggers like this: