It is your mind

Akhirnya Michael Phelps berhasil melakukan apa yang belum pernah dilakukan di bumi ini, menang 8 medali emas dalam olimpiade yang sama. Apa rahasianya? “You can achieve anything your mind sets into..”, demikian kira-kira kata Michael Phelps. Dan ini dia ucapkan berulang-ulang, jadi sebaiknya kita camkan baik-baik.

Kekuatan pikiran itu sudah banyak diketahui orang. Masalah yang dihadapi bisa sama. Tapi orang bisa berjuang atau menyerah bergantung kondisi pikirannya. Bila pikirannya fokus dan selalu melihat peluang, maka ia terus melakukan usahanya. Tapi bila pikirannya melemah, maka dia segera mencari alasan untuk menyerah

Sebagaimana kekuatan otot, kekuatan pikiran harus diasah. Ia harus dijaga dengan diet yang sehat. Baik diet makanan fisik maupun diet makanan pikiran. Kemudian ia dilatih untk memiliki disiplin. Disiplin untuk mengikuti alur berpikir tertentu. Kita tidak sembarangan berpikir. Kita menggunakan cara berpikir, jurus berpikir, yang unggul. The way of thinking.

Dalam menghadapi situasi baru, orang biasanya punya dua cara berpikir. Melihat ancaman, atau melihat peluang. Cemas atau antusias. Ngeri atau curious (ingin tahu). Cara berpikir ini (the way of thinking) kemudian menentukan langkah-langkah dan tindakan yang kita ambil. Tentu kemudian menentukan hasil akhir.

Saya percaya Michael Phelps tidak di dorong oleh rasa takut, tapi oleh antusiasme. Untuk mengejar delapan medali emas ia perlu dimotivasi oleh peluang, bukan ancaman. Kalau ia takut nama besarnya akan runtuh, ia akan mencari jalan lain. Ia akan menghindari Olimpiade. Ia akan menghindari situasi yang memungkinkan dia dikalahkan. Dan kita tahu, dua dari delapan emas itu diperoleh dengan sangat kritis, melalui foto finish. Toh semua resiko kalah itu dia ambil.

Kalau begitu, apakah ada tempat bagi rasa takut dan cara berpikir ancaman? Ya tentu ada. Pada situasi yang mengancam nyawa, kita perlu dikendalikan oleh hal itu. Insinyur pendesain pesawat terbang jumbo jet perlu didorong oleh “ketakutan” dengan dosis yang cukup. Supaya mereka membuat safety measures yang ketat.

Tapi tidak banyak di hidup ini yang menyangkut urusan nyawa. Yang ada itu soal excitement, soal medali emas olimpiade, soal bisnis. Tidak perlu ketakutan kehilangan nyawa di bawa ke semua aspek kehidupan.

Untuk itu kita perlu mengadopsi disiplin berpikir, the way of thinking. Kita jaga baik-baik pikiran kita. Kita bersihkan dari racun, virus, benalu, dan bibit kuman pikiran negatif. Kita beri gizi dan latihan secukupnya agar menjadi kuat. Agar kita bisa mencapai impian kita itu. Seperti Michael Phelps.

Anyway, anda yang nirmitra (alias jomblo) bisa menggunakan jalan berpikir antusiasme untuk mendekati si dia yang menarik hati anda. Jangan cemas atau takut untuk di tolak. Bayangkan kalau dia ternyata bilang ia, ya kan?


  1. Nirmitra = jomblo ? Asli baru tau istilah itu :))
    Di kamus besar bahasa Indonesia ada ga pak ? 😀

  2. anak itb (yang nirmitra) teh bukannya terlalu percaya diri? 😀 justru pada takut dijawab IYA! hihihihi..

  3. Joice

    Salam kenal Pak, saya rajin baca tulisan2 Bapak, tapi mungkin belum bisa disebut pembaca setia, hehe… Tulisan2 Bapak bagus, terus menulis ya Pak, spy saya bisa baca terus, hehe…

  4. ghe2

    Setuju, Pak.
    Kekuatan pikiran emang besar banget.
    Tapi seringkali sulit menepis pikiran2 negatif yang terlanjur muncul, hehe.

    Oya, saya sering baca tulisan bapak. Keren2 semua..
    Makasih untuk inspirasinya, pak 😉

  5. ardviri2006

    Wah saya setuju sekali dengan Pak Armein.. t.o.p.b.g.t lah hehe 😀

  6. F

    ya, semua yang diyakini bisa terjadi, maka terjadilah.

    ngomong2, istilahnya ( nirmitra ) keren juga. 😀

  7. za

    Pak Armein, menurut saya latihan pikiran perlu ada sesuatu yang terlihat. Misal kita sudah berpikir lelah-lelah, lalu apa hasilnya? Kalau terlalu intagible jadi biasanya suka lelah.

    Berbeda dengan olahraga yang sangat terukur (misal catatan waktu Phelps lebih cepat atau perolehan medali).

    Bagaimana Pak Armein?

  8. pa armein, kadang kita perlu partner untuk mengasah pikiran kita. olah pikiran rasanya tidak cukup jika dilakukan sendirian kan?

  9. Haha .. jangan-jangan banyak betulnya ya komen dari Ibu Ayi, justru menjadi takut kalau dijawab iya. Agh …

  10. hehehe kata nirmitra paten nya pak Armein ya?
    Tapi mungkin sulit bagi orang yang cadel karena kebanyakan huruf R nya.

  11. imang

    saya baru dblog ini tapi kayaknya bagus2 postìnganya
    terus maju




Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s



%d bloggers like this: