Tipu-Menipu Kelas Olimpiade

Saya ternganga mendengar kabar bahwa upacara pembukaan Olimpiade Cina menampilkan penyanyi cilik yang ternyata menyanyi bukan dengan suaranya, alias lipsync. Alasannya, penyanyi asli yang bersuara emas kurang cantik. Cina bukan saja pakar membuat arloji Rolex palsu. Penyanyi cilik palsu, Cina juga bisa buat. Tidak tahu mengapa, meskipun none of my business, saya tidak bisa menghilangkan perasaan upset saya.  Mungkin karena kali ini anak-anak jadi korban.

Yang Peiyi bersuara emas. Suara itu sanggup memukau seluruh hadirin. Tapi, entah mengapa para pejabat olimpiade Cina punya ide lain. Lin Miaoke tampak lebih cantik. Demi kehormatan Cina, demikian kira-kira kata mereka, mari kita gabung keduanya. Yang Peiyi menyanyi tanpa dilihat penonton. Kemudian Lin Miaoke tampil di depan milyaran pemirsa, menggerak-gerakkan bibirnya. Memang hasilnya luar biasa. Semua terpukau. Problemnya cuma satu, it is a fake, palsu.

Demi sebuah citra, tenang-tenang saja pejabat Cina melakukannya. Saya tidak tahu apa yang dirasakan Yang Peiyi. Atau Lin Miaoke. Tapi kita bisa berempati. Yang Peiyi mesti sekarang merasa wajahnya tidak layak. Lin Miaoke mesti sekarang merasa she is a fake, seperti Rolex tiruan. Padahal both are nice kids (lihat fotonya misalnya di sini).

Sayang sekali event untuk memperlihatkan kebesaran Cina dinodai oleh teater-teater palsu. Dan anak-anak jadi korban.


  1. Jangan-jangan medali emasnya juga palsu Pak !

  2. Jd keinget film Korea “300 Pounds beauty (미녀는 괴로워)”,

    Yaa, moga2 medali emasnya nggak palsu deh :p

  3. aWi

    Saya baru tau dari bapak. Sedih juga dengernya. Sepertinya mereka juga secara langsung mengajarkan ketidakjujuran ya ke anak-anak. Gimana besar nanti…. 😦

  4. H.M

    Hahaha.. Sepertiny tiap negara memiliki ciri sikap negativeny.. China = pemalsuan, Jepang = bunuh diri, Amerika = kekerasan senjata api, Indonesia kira2 apa? Ha3, semua jg tau, korupsiny.. Kalau mau dicari, dr kecil, qta sudah d ajarkan KKN. Mendekati guru dan baik padany supaya dpt tambahan nilai.. Bgtu byk praktek negative d masyarakat dr kecil.. Ayo berantas budaya KKN & MENYONTEK!

  5. Gosh It’s so mean…
    Peiyi deserve better.

  6. Saya rasa ga cuma terjadi di China

    Di Indonesia pun, kl punya modal tampang, bisa jadi artis, penyanyi, pemain sinetron, model dsb. Kl cuma bisa nyanyi tapi ga cakep, ya cukup nyanyi di perempatan jalan aja.

  7. cicada

    Kasihan tuh anak-anak dibuat mainan orang-orang “dewasa”. Padahal imut banget tuh si Miaoke di http://www.womenofchina.cn/Profiles/EverydayWomen/205622.jsp

  8. what can i say?
    as wanita yang tidak beauty2 amet; saya sudah pasrah dan tabah pada fakta kalo orang2 memang lebih suka melihat tampilan luar instead inner beauty atau kebaikan hati. (apalagi para pria itb).

  9. (apalagi para pria itb). ===> bener banget mbak…
    *angguk-angguk*

  10. waduh2 bener bener kasian tu anak..
    bentuk2 pengkastaan manusia!!

    btw..buat mbak pbasari dan astrid dita, ga semua pria itb loh, gw ga gitu deeh..




Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s



%d bloggers like this: