Lima Tingkat Produk Berbasis Teknologi

Di tahun 1996 saya begitu percaya akan keberhasilan produk speech compression (pemampat ucapan) yang kami buat sendiri.  Sayangnya tidak pernah laku.  Padahal ini teknologi tinggi. Tapi saya jadi belajar banyak.  Saya berkesimpulan produk teknologi memiliki lima tingkat.  Untuk bisa laku, kita perlu mengisi kelima tingkat tersebut.  Maksudnya apa?

Saya membagi produk teknologi ke dalam lima tingkat, mulai yang terendah sampai ke yang tertinggi sebagai berikut:

  1. Teknologi.  Produk di level ini adalah komponen, paten, know how, cara kerja, dan skema dasar dari suatu fungsi.  Tapi ia membutuhkan komponen lain untuk membentuk produk akhir. Speech compression yang kami buat ini ada di level teknologi.  Ia berfungsi untuk memperkecil kebutuhan bit dari sinyal suara digital.  Pembeli dari teknologi adalah pengembang produk.
  2. Produk Akhir.  Produk di level ini adalah entitas, barang, benda, software, sistem yang menjalankan satu atau lebih kegunaan.  Ia utuh, dalam arti tidak memerlukan komponen lain.  Tapi di dalam Produk Akhir terdapat Teknologi. Telepon gengam adalah contoh produk akhir.  Microsoft Windows juga sebuah produk akhir.  Pembeli dari produk akhir adalah konsumen.
  3. Aplikasi Business Process. Produk di level ini adalah sebuah sistem yang terdiri dari berbagai Produk Akhir, Operator/Aktor, dan Standard Operating Procedure (SoP) yang melakukan Fungsi Bisnis.  Sistem Informasi Manajemen adalah contoh dari Aplikasi Business Process.  Sistem Pembelajaran Digital adalah contoh lain. Demikian juga Sistem Keuangan.  Pembeli dari produk ini adalah sebuah Bisnis.
  4. Business Investment Product.  Produk di level ini adalah sebuah sistem penghasil nilai ekonomi.  Ia terdiri dari berbagai Aplikasi Business Process.  Tujuan produk ini adalah untuk memberikan sustainabilitas operasi dan Return on Investment yang memadai.  Sertifikat Deposito atau Kertas Berharga adalah contoh produk seoperti ini.  Saham, Franchise, MLM, Obligasi, Reksadana, adalah contoh lain.  Saat saya membeli McD atau SPBU Pertamina, saya membeli produk di level ini.
  5. Vision-Mission Product.  Produk di level ini adalah sebuah sistem Business Investment Product, khususnya dari aspek sustainabilitas, yang memiliki tujuan tambahan, yakni mencapai suatu maksud tertentu.  Sistem Kesehatan Masyarakat Puskemas, Jalan Tol, Sistem Pendidikan Dasar SD Inpres, Rumah Sakit,  Organisasi Religius adalah contoh produk di level ini.  Kampanye Pilpres atau Pilkada juga adalah contoh produk di level ini.  Ia dimaksudkan untuk mencapai tujuan tertentu, tanpa mengabaikan aspek sustainabilitasnya.

Semakin tinggi level nya semakin jelas dan pasti pasarnya.  Dengan kata lain, produk level 5 adalah produk yang laku.  Nah saat kita menjual produk di level rendah, maka kita perlu memastikan produk kita itu terkait atau merupakan bagian dari produk di tingkat atasnya.

Tanpa kaitan ini, produk kita tidak akan laku, minimal pada market yang dimaksudkan semula.  Misalnya kita membuat HP yang bagus dan cantik sekali, tapi bekerja bukan pada GSM atau CDMA, melainkan standar Wimax misalnya.  Ini tidak akan laku sebelum adalah bisnis/layanan operator Wimax.  Kecuali mungkin untuk pasar kolektor, untuk dipajang di dinding.

Jadi penting untuk melihat tingkatan produk berbasis teknologi ini, dan produk kita ada di tingkat mana.  Ini memberikan hints market apa yang harus kita tuju.




    Leave a Reply

    Fill in your details below or click an icon to log in:

    WordPress.com Logo

    You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

    Google photo

    You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

    Twitter picture

    You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

    Facebook photo

    You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

    Connecting to %s



%d bloggers like this: