Empat Pendorong Manusia

Kita kecewa dengan pekerjaan kita?  Kantor kita?  Atau sebaliknya, sebagai manager, kita kecewa dengan kinerja anak buah kita?  Mereka kok tidak bekerja serius?  Nohria, Groysberg, dan Lee, tiga pakar Harvard University, menyarankan kita menekuni empat pendorong manusia: acquire, bond, comprehend, dan defend.  Apa itu?

Dalam sebuah artikel di Harvard Business Review, edisi juli-Agustus 2008, ketiga pakar ini menguraikan keempat doronagn ini sebagai berikut.

Acquire: Setiap orang terdorong untuk mendapatkan sesuatu:  entah makanan, pakaian, rumah, uang.  Lebih dari itu, orang juga berupaya mendapatkan status sosial.  Ini memang dorongan evolusi, supaya kita survive dan tidak punah.

Pertanyaan kita, sudahkah kita sebagai pekerja mendapatkan gaji yang cukup?  Status yang tinggi?  Atau, sudahkan kita sebagai pimpinan memberikan hal itu kepada anak buah kita?

Bond: Setiap orang terdorong untuk membina hubungan antar manusia, baik menjadi anggota organisasi, perkerabatan, atau persahabatan.  Di sini kita mendapatkan dukungan emosional, bahkan kasih sayang.  Ketiadaan ini menimbulkan perasaan kesepian atau ketiadaan eksitensi.

Sudahkah kita membangun relasi dan kebersamaan?   Apakah di kantor kita atau di kampus kita, kita membangun jaringan pertemanan dan kesetiakawanan?  Apakah kita saling bekerjasama, atau malah saling mengecam sehingga suasana kerja tidak lagi menyenangkan?

Comprehend: Kita ingin mengerti dunia sekitar kita, dan memahaminya dan menguasainya.  Kita ingin belajar, baik secara ilmu pengtahuan, agama, maupun budaya.  Kita frustasi bila kita tidak mengerti hal ini.  Sebaliknya, kita merasa bertumbuh bila pengetahuan dan pengertian kita semakin meluas.

Sudahkah kita mendesain job kita dan job orang lain yang membuatnya bertumbuh?  Sudahkan kita memberikan pengertian mengapa pekerjaannya itu sangat bermakna?

Defend: Kita terdorong untuk mendapatkan perlindungan dan keadilan.  Kita tidak ingin masa depan kita terancam.  Oleh sebab itu kita memaksa semua harus adil.

Sudahkah kita bertindak adil dalam pekerjaan kita?  Sudahkah kita bersikap transparan sehingga orang tidak merasa kita sewenang-wenang?

Keempat dorongan dasar ini harus dipenuhi sekaligus.  Kalau ada satu yang tidak memuaskan maka kepuasan kita dan mereka yang bekerja pada kita akan menurun.

Kita perlu secara inovatif merancang pekerjaan kita dan orang lain agar keempat dorongan ini bisa terpenuhi.


  1. Singkatannya bagus Pak, A B C D … mungkin sudah didesain dari dari sono-nya supaya begitu. Thanks for sharing Pak !




Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s



%d bloggers like this: