Mata kudus

Ada orang yang memiliki mata bisnis.  Di matanya semua bisa dibisniskan.  Ada yang mata keranjang.  Asal lawan jenis lewat, langsung melirik.  Tapi bisa tidak kita memiliki mata Tuhan, mata yang kudus?  Mata yang bisa melihat kekudusan di sekitar kita.

Saudara saya sangat jeli melihat peluang barang seni. Sampai kucing matipun bisa dibuat barang seni yang laku di jual.  Kucing mati itu di kubur.  Beberapa bulan kemudian rangkanya digali kembali, dibersihkan, ditata rapi dan dicat.   Dipajang di toko kerajinan seni nya, laku.  Ia punya mata jeli untuk bisnis artcraft.

Tapi mata kudus itu seperti apa?

Kudus itu artinya suci.  Artinya di khususkan untuk Tuhan.  Dibersihkan dan disiapkan agar bisa diterima Tuhan.  Banyak orang percaya bila kita tidak kudus, Tuhan tidak bersedia hidup dengan kita.  Jadi kudus itu berarti dikhususkan.

Kalau kita mengambil yang bukan hak kita, bukan yang dikhususkan untuk kita, kita melanggar kekudusan.

Di sekitar tahun 1998, hell broke loose. Orang melakukan penjarahan, mengambil harta orang lain tanpa hak.  Toko-toko diserbu.  Rumah orang dijarah.  Atas nama kemiskinan, orang merasa berhak merampas milik orang lain.

Ada seorang tukang becak di Makassar yang duduk tidak maun ikut menjarah.  Semua orang garang menyerbu toko dan menggotong isinya keluar.  Tukang becak ini hanya memandang sambil menggaruk kepala.  Sehingga sorang wartawan datang dan bertanya, “Mengapa  bapak tidak ikut menjarah?”

“Saya tidak mau.  Itu bukan punya saya.  Saya tidak mau anak saya makan hasil curian.” jawab tukang becak ini.

Tukang becak mungkin miskin dan tidak berpendidikan.  Tapi ia tahu makna kekudusan.

Kalau kita memilki mata yang kudus, kita bisa melihat sekitar kita seperti Tuhan melihat.  Mana punya kita, mana punya orang lain, dan mana punya Tuhan.  Kita tidak sembarangan merusak alam.  Kita tidak serakah merampok negara.

Dan lebih hebat lagi!  Karena Tuhan menciptakan dunia ini begitu indah, maka mata kudus itu akan bisa melihat keindahan di mana-mana.  Melihat kekudusan di mana-mana.  Melihat keagunganNya di mana-mana. Melihat kehadiran Tuhan di mana-mana.  Dan itu indah sekali.




    Leave a Reply

    Fill in your details below or click an icon to log in:

    WordPress.com Logo

    You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

    Google photo

    You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

    Twitter picture

    You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

    Facebook photo

    You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

    Connecting to %s



%d bloggers like this: