Wisuda dan Pensiun

Saya bersyukur ikut acara wisuda SMA Gladys tadi malam.  Acara memang panjang, hampir lima jam.  Tapi saya belajar bagaimana prinsip-prinsip pertumbuhan diterapkan oleh Pak Iwan Tedjasukmana SH, Kepala Sekolah, yang malam itu juga mengumumkan pensiunnya.

Mungkin anda tidak banyak tahu atau kenal Pak Iwan ini.  Saya juga nyaris tidak kenal, kalau Gladys tidak bersekolah di situ.

Tapi saya percaya semua orang bisa belajar dari beliau.

Dia menghabiskan seluruh hidupnya menjadi pendidik.  Dan ia lakukan itu penuh dedikasi, kreativitas, dan penghormatan pada anak didik, orang tua, kolega, dan profesinya sendiri.

Di tangannya, jabatan guru menjadi sangat terhormat.  Ia membimbing seluruh adik-adik kolega gurunya sehingga mereka bertumbuh.  Ia mengembangkan sekolah, dan dengan dukungan yayasan, sekolah ini tumbuh menjadi salah satu yang terbaik di Bandung, bahkan mungkin Jawa Barat, dan Indonesia.

Saya baru tahu, ia berangkat kerja setiap hari ke sekolah jam 4:30 pagi!  Setiap hari.  Berpuluh tahun.

Wajahnya selalu segar, tidak ada tanda-tanda terpaksa atau bosan.  Energinya selalu tinggi.  Senymnya selalu sejuk dan merekah.

Hasilnya; setiap tahun ratusan anak didiknya lulus dengan nilai tinggi.  Ujian Nasional dicapai dengan predikat A.  Anak-anak terbiasa dengan kultur prestasi.

Saya rasa dia tidak punya uang banyak (I have no way to verify this).  Tapi ribuan anak didiknya menghormatinya habis.

OK, what is my point?  Kita perlu belajar untuk menghormati profesi kita.  Saat kita memperlakukan profesi kita dengan hormat dan sungguh-sungguh, maka profesi kita itu balik menumbuhkan kita.

Apakah anda memiliki pekerjaan yang anda begitu senangi sehingga setiap 4.30 pagi anda tidak sabar untuk menjalankannya?  Kalau ya, banyak selamat, anda sudah se-level Pak Iwan.


  1. jadi inget kepala sekolah waktu SD dlu.. namanya bu Mimien.. beliau sangat bersemangat meskipun usianya sudah ‘baya’.. ketika kelas3 beliau pindah ke SD sebelah,, dan langsung SD tersebut jadi favorit.. semangatnya ngk pernah mati. selalu senyum.. senyum menenangkan :D. ntah sekarang bagaimana kabarnya.. smoga baik2 jga ehe .. jadi curhat xP

  2. IG

    Kalau pekerjaan yang melek sampe jam 4.30 pagi, bahkan ampe ga tidur.. itu masih diitung semangat ga pak? 😀

    btw, selamat buat Gladys dan Pak Armein sekeluarga..

  3. By the way, Gladys mau nerusin kemana pak? Salut buat Pak iwan yang begitu berdedikasi….ga banyak orang di Indonesia seperti beliau.

  4. Salut untuk Pak Iwan. Seandainya semua pendidik seperti beliau ya?




Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s



%d bloggers like this: