Asking Questions

That is a stupid question. Begitu celaan orang sehingga kita tidak mau lagi bertanya. Padahal bertanya, bahkan dengan pertanyaan yang bodoh, membuka banyak jalan. Bertanya adalah pangkal dari kreativitas.

Bertanya membuka banyak peluang. Bertanya membuat orang mengerahkan perhatian pada pokok pertanyaan kita. Pertanyaan membantu kita mensistematisasi pikiran dan usaha kita.

Misalnya, bagaimana memenuhi kebutuhan pangan? Ini mentriger peneliti, petani, dan pemerintah untuk membuat berbagai program.

Bagaimana supaya bisa lulus dengan nilai A? Ini mentrigger mahasiswa untuk mencari buku teks, latihan soal, dan bertanya pada asisten.

Apa arti hidup ini? Ini memicu munculnya filsuf-filsuf serta filsafat.

Bagaimana cara saya bisa mendapatkan jodoh? Inipun bisa memicu berbagai inisiatif dan interesting developments.

Di TV ada kuis yang menarik (lupa saya namanya, kalau tidak salah Jeopardy). Biasanya MC bertanya dan peserta menjawab, seperti pada kuis who wants to be a millionaire. Tapi kuis yang ini terbalik. MC memberikan suatu jawaban dan peserta justru harus menebak pertanyaannya.

Masalah kita saat ini adalah kita sering memiliki begitu banyak jawaban, tanpa tahu apa pertanyaannya.

Saat saya bingung mendengar orang bicara di rapat, komentator TV, tulisan koran, bahkan email, saya berusaha mencari pertanyaan apa yang sedang dijawabnya. Saya belajar menemukan pertanyaan dari jawaban nya itu.

Begitu juga saat kita disuruh menulis atau membuat karya tulis. Saya banyak dibantu dengan daftar pertanyaan yang hendak dijawab. Isi tulisan kita bisa efektif dan efisien karena dituntun pertanyaan.

Saya percaya hidup kita sehari-hari bisa berubah bila kita belajar bertanya. Pertanyaan bodoh sekalipun akan menghasilkan banyak surprises. Coba saja.


  1. ndrox

    mungkin moto hidup mereka pak! hidup ingin menjadi solusi/jawaban. ada yang bilang orang yg sukses adalah orang yg menpunyai solusi bukan alasan, setelah solusi/jawabannya banyak mereka bingung? mau d apain ya??….

  2. Malu bertanya sesat di jalan… 😀

  3. menarik ni.. berpikir dengan berbeda.. 🙂

  4. Saya tertarik bahasan ini karena kebetulan saya termasuk aktif bertanya di kelas. Saya bukan bawel, bego atau gimana walau saya yakin di atas langit masih ada langit. Saya bertanya mmg shrsnya saya tanya bukan mau nguji atau apa. Tapi kadang bbrp dosen (di ITB) sptnya terganggu dengan pertanyaan2 yg kritis. Bbrp bahkan lagsung keluar sifat dan sikap jumawanya merasa sbg dosen apalagi dosen di ITB apalagi kalo mrs senior atau apalah malah kadang menjawab sambil mencela dan menunjukkan yang mereka ajarlah teori yang benar dsb, dst. Ga nyangka aja hari gini masih ada dosen kolot begitu. Gembar gembor IT utk enabler, ITG era informasi, dsb tapi ga keliatan tuh pak. Gimana pendapat bapak dgn hal ini? Terus terang yg model spt itu justru menghambat kreatifitas dan sharing knowledge jadi berlawanan dgn tulisan bapak ini. Dan terus terang juga kalo melihat bapak yang pernah sekali mengajar di kelas saya, bapak tdk termasuk yg model begini …

    Maju terus … tetap semangat
    IT-ers

  5. jangan malu bertanya!! terutama buat hal2 yang praktis. hehe..

  6. Setuju, Pak. Kita harus jadi orang yang tidak malu bertanya, tapi masalahnya bertanya itu memang tidak mudah, ya, Pak. Perlu banyak latihan.

    Saya pikir selain harus menjadi orang yang membudayakan bertanya, kita juga perlu bisa menjadi orang yang membuat orang lain tidak malu bertanya. Sebagai contoh profesor saya. Saya pernah merasa tidak enak untuk bertanya sesuatu hal yang (betul-betul terasa) bodoh kepada beliau. Jadi saya mengawali pertanyaan saya dengan, “Bolehkah saya menanyakan pertanyaan bodoh?”. Dan jawaban beliau sungguh menenangkan, “Tidak pernah ada pertanyaan yang bodoh.” :-).

    Selamat beraktivitas, Pak.

  7. azrl

    @emridz: sayang memang kalau opportunity belajar berubah menjadi tempat untuk pamer kekuasaan. saran saya, kita harus sabar, dan maklum. Tapi jangan sampai perilaku orang lain membuat kita menyerah dan malas bertanya.




Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s



%d bloggers like this: