Dua Pelajaran Minggu Ini

Banyak pelajaran bagi saya seminggu ini.  Dua yang menonjol yang saya ingin share adalah pelajaran dari dua orang: Obama dan Rowling.  Keduanya mempunyai pesan yang sama: optimistis dan imajinasi.

Barangkali sudah tersirat dari posting-posting di blog ini bahwa saya pengagum Obama.  Saya mengikutinya sejak dia tampil di Konvensi Partai Demokrat di tahun 2004.  Seorang yang pintar, menyamai kepintaran banyak politisi.  Tapi ia punya kelebihan besar: menggunakan impian sebagai tuntunannya.

Saat ia memutuskan untuk maju menjadi calon presiden di Amerika, saya pikir itu kesempatannya untuk belajar.  Ia akan bertarung dengan hebat, tapi belum waktunya.  Apa di nyana.  Dia belajar sangat cepat.  Dia menyerap semua serangan dari lawan-lawannya, dan ia mengubahnya menjadi bahan pelajaran. Dalam waktu enambelas bulan, ia mampu menyamai dan melebihi Clinton.

Hari ini ia mencapai sesuatu yang unthinkable: dia benar-benar menjai calon partai Demokrat.  Siap menghadapi calon partai Republik di November nanti.

Saya sangat terkesan dengan keteguhannya memegang kekuatan impian.  Lawan politiknya menakut-nakuti voter agar jangan memilihnya. Tapi ia menghadapinya dengan tenang tanpa gampang membalas. Dan saya sangat senang ketika kekuatan impian sanggup mengatasi kekuatan ketakutan.

JK Rowling secara tak terduga muncul menjadi perhatian saya.  Ibu ini menulis pidato yang sangat mengesankan saya.  Selain memang pintar menyusun kalimat yang segar, ibu ini adalah contoh hidup: lakukan yang kita senang sebaik mungkin.  Kegagalan adalah sahabat kita yang membuat kita meninggalkan semua yang tidak penting dan fokus pada yang paling penting.

Lembah kegagalan adalah batu karang tempat kita bertumpu untuk bangkit kembali, demikian antara lain kata bijak Rowling.  Saya terpukau dengan kalimatnya itu.

Ia juga mengajarkan kita tentang betapa pentingnya imajinasi, fantasi.  Kemampuan membayangkan akan masa depan yang lebih baik.  Dan do something about it. Kemampuan untuk berempati dengan kesusahaan orang lain.  Dan do something about it.

Saya ingin kita hidup bebas dari belenggu.  Bebas dari ketakutan akan kegagalan.  Bebas dari ketakutan.  Hidup kita bertumbuh. Bertumpu pada batu karang kegagalan.  Impian itu menjadi daya tarik pertumbuhan.

Kita beruntung minggu ini bisa belajar daru dua orang itu.




    Leave a Reply

    Fill in your details below or click an icon to log in:

    WordPress.com Logo

    You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

    Google photo

    You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

    Twitter picture

    You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

    Facebook photo

    You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

    Connecting to %s



%d bloggers like this: