Putera Mahkota

Saya pikir-pikir lagi, kita perlu hidup seperti putera mahkota. Disiapkan untuk memikul tanggungjawab besar.

Dua tahun lalu saya dan beberapa rekan pergi ke Beijing untuk sebuah forum dosen ICT.  Tentu tidak lupa ke Forbidden City, tempat Kaisar Cina memerintah bergenerasi-generasi.  Turun temurun.

Saat break, kami juga pergi ke luar kota, country side.  Di suatu tempat ada sebuah tugu patung mantan Raja Cina.  Orang ini adalah petani yang pernah berhasil menggulingkan kaisar.  Dia mencoba memerintah tapi hanya bisa bertahan beberapa tahun.

Hmm interesting.  Saya menduga petani ini tidak siap menjadi raja.  Saat dia harus memimpin Cina, dia tidak punya kemampuan yang cukup.  Ia tidak punya pengalaman. Ia tidak punya persiapan.  Ia tidak punya pendidikan.

Berbeda dengan putera mahkota.  Sejak kecil ditanamkan akan sikap dan perilaku yang cocok untuk kaisar. Guru-guru terbaik dipanggil.  Berbagai pengalaman memimpin diberikan padanya.  Saat lahir, kedua bayi, putera mahkota dan petani, itu mestinya sama-sama tidak siap.  Tapi saat dewasa, putera mahkota ini siap jadi kaisar, petani itu tidak.

Ingat tentang konsep the Ideal Job?  Saya pikir kita semua harus hidup seperti putera mahkota dari the ideal job itu.  Anda ingin jadi direktur?  Belajar memimpin dari sekarang. Ingin jadi ilmuwan?  Mulai meneliti dari sekarang.  Ingin jadi business man/woman?  Mulai jual beli kecil-kecilan dari sekarang.

Mulailah kita menjadi putera mahkota dari kerajaan impian kita detik ini juga. Asik ya 🙂




    Leave a Reply

    Fill in your details below or click an icon to log in:

    WordPress.com Logo

    You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

    Google photo

    You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

    Twitter picture

    You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

    Facebook photo

    You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

    Connecting to %s



%d bloggers like this: