Ssst diam dong…

Seorang pengangguran bingung ditawari kerja di sebuah kebun binatang.  Pasalnya dia disuruh jadi Gorilla.

Ceritanya, Gorilla yang sebenarnya mati tadi malam.  Padahal gorilla ini bintang kebun binatang.  Takut penonton pada tidak nongol lagi, dan kebun bintang bangkrut.  Jadi kematiannya dirahasiakan.  Pemuda ini lantas direkrut untuk didandani seperti gorilla.

Sebenarnya ia ragu-ragu.  Tapi karena butuh kerja akhirnya dia mau.  Setiap hari dia loncat-loncat berakrobat di depan penonton.  Dan penonton senang sekali.

Sampai beberapa hari kemudian, Gorilla ini terlalu semangat.  Dia bersalto dan melenting dari jaring pengaman, dan bruuk!  Jatuh persis ke dalam kadang singa.

Mengaumlah singa dengan keras, dan Gorilla palsu jadi lumpuh ketakutan.  Menjeritlah dia, “tolong, tolong…”

Langsung singa loncat mendekat, menutup mulut gorilla, dan berbisik, “Hei, sialan, elu diam dong.. ntar kita berdua di PHK, baru tau rasa…”


  1. hahaha … kisah ini agaknya new version dari kisah sebelumnya; yaitu si gorila adalah lulusan UI dan si singa, yang lebih senior tentunya, adalah lulusan ITB.

    Lantas, kalau jurusan IPB dan UPI datang melamar, akan menjadi apa, ya? Pohon?

  2. dipikir2, ada ga orang yang mau jadi gorilla/singa gt? apa mendingan nganggur? [orang indonesia kan paling suka “jaga” harga diri]

  3. Henry

    Waduuuuuh, berarti singa kebun binatang juga mati donk? Hu3x turut berduka deh.

  4. @ Henry:

    Konon kabarnya korupsi juga tengah merambah s/d kebun binatang.

    Kalau korupsi di sekolah adalah dengan me-mark up harga bangunan dan buku; korupsi di PU dengan me-mark up harga aspal … lalu korupsi di ragunan ato bon-bin … kira-kira apaan yang diembad?

    Jawabannya adalah MAKANAN PARA BINATANG tersebut(!)

    Sehingga, seharusnya singa makan 8 kali sehari, dagingnya dikorup, hingga si singa tinggal makan 2 kali sehari.

    Konon kabarnya, tidak jarang para binatang tersebut disuruh puasa sunnah Nabi Daud, yaitu sehari makan sehari tidak.

    Nah, maka dari itu, kisah tewasnya para penghuni bon-bin, bisa jadi adalah fakta dan realita …




Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s



%d bloggers like this: