Ilmuwan Vatikan: Aliens Mungkin Ada

Vatikan mulai menekuni sains.  Pastor Gabriel Funes, Direktor observatory astronomi Vatikan di Roma, menyatakan Tuhan mungkin saja menciptakan makhluk angkasa luar (aliens).  Trend ini akan membawa perubahan fundamental pada perkembangan ilmu pengetahuan di abad 21.

Dalam tulisannya di sebuah publikasi Vatikan, Pastor Gabriel yang juga ilmuwan yang dihormati ini menyimpulkan bahwa keberadaan makhluk cerdas di luar bumi tidak bertentangan imannya.

Pernyataan sederhana ini menandai meluasnya perhatian Vatikan, dari persoalan keimanan menuju sains dan teknologi.

Perkembangan ini cukup luar biasa.  Vatikan adalah organisasi formal tertua di dunia, mampu bertahan selama 2000 tahun.  Vatikan memimpin 1,131 milyar penganut Roma Katolik.  Vatikan memiliki 400.000 pastor, ulama yang berdisplin dan penuh dedikasi pada tugas sedemikian hingga memilih tidak menikah (selibasi).

Belakangan ini Vatikan semakin mengembangkan kemampuan sains nya. Konsep ulama mendalami sains dan menjadi ilmuwan rupanya mulai diadopsi. Vatikan akan menyelenggarakan sebuah konperensi ilmiah di Roma untuk merayakan 200 tahun kelahiran Charles Darwin.

Selama ini dunia Industri dan kapitalis merasuk ke dunia sains.  Ilmuwan digerakkan oleh pemodal dan dana riset.  Bayangkan perubahan yang akan terjadi di abad 21 bila pastor-pastor yang penuh dedikasi ini memilih menekuni sains dan teknologi.


  1. chikaradirghsa

    then science and spirituality won’t be treated as separated entities…

    good!

  2. Jana

    Bung Armein …. sebetulnya bukan baru belakangan saja Vatican mengurusi sains dan pengetahuan.
    Pastor-pastor itu setau saya banyak yang ditugaskan dalam berbagai bidang ilmu. Dan itu bukan baru belakangan ini. Di Indonesia juga ada banyak pastor yang merangkap ilmuwan. Yang terkenal tentunya Alm. YB Mangunwijaya, yang berkali-kali mendapat penghargaan dalam bidang arsitektur. Alm. Zoetmoelder di Jogja, sangat jago dalam penelitian bahasa Jawa Kuno. Di Parahyangan tentu ada beberapa. Di luar sana ilmuwan merangkap pastor cukup banyak. Vatican kelihatannya berupaya tidak memasung teologinya steril dari hal-hal yang berbau ilmu pengetahuan.

  3. menarik.. sila ditunggu bagaimana progressnya..

  4. azrl

    @Jana, betul juga. Dan peran mereka bisa besar karena tekun dan punya motivasi non finansial, ya

  5. Tjandra

    Para pastor melakukan itu semua dengan satu alasan:”Untuk sebesr-besarnya kemuliaan Tuhan” (Ad Maiorem Dei Gloriam)!

  6. Janos

    Vatikan telah lama bergelut dengan sains, lihat saja tokoh-tokohnya ada Copernicus, Gergor Mandel hingga Georges Lemaître . Mereka memiliki penelitian ET yang sangat canggih.




Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s



%d bloggers like this: