Archive for May 10th, 2008

Sabtu Sore

Sabtu sore, langit di luar jendela mulai gelap.  Saya sedang duduk di meja makan, mengetik blog ini dengan notebook saya.  Gladys, Kezia, Andria, dan Marco juga duduk di meja masing-masing, di depan komputer.  Ina di ruang tamu, sambil melihat acara TV.  Terimakasih Tuhan, untuk sore ini.  Semoga semua orang dijagaMu sebagaimana sudah Engkau sudah jaga keluarga ini.

Continue Reading »

Hillary Clinton mengkritik, “Obama sudah menghabiskan lebih banyak uang kampenye daripada saya..”.  Di balik kritik itu, terbesit pengakuan bahwa Obama lebih berhasil menggalang dana dibanding Hilarry. Ketika kita dikritik, kita harus bersyukur.  Karena di balik itu ternyata ada pujian.

Continue Reading »

Nilai Uang

Minggu lalu Ina dan saya berburu gas 12 kg.  Sempat antri dua jam.  Untung dapat. Menarik bahwa uang yang ada di tangan tidak berguna kalau barang yang ingin dibeli tidak ada.  Uang bukan segala-galanya.  Kalau begitu, apa sih fungsi uang itu?

Continue Reading »

Saya tidak hilang…

Seorang kakek diantar pulang dengan mobil polisi.  “Ibu, kami menemukannya hilang di taman tengah kota.”, kata polisi pada istri kakek ini.

Continue Reading »

Menghukum Pendeta Bolos

Malaikat sedang berunding.  Bagaimana dengan tepat menghukum seorang pendeta?  Pasalnya pendeta ini sedang keranjingan belajar main golf.  Sampai jemaatnya terlantar.  Hari Minggu yang cerah, ia melapor sakit. Sehingga jemaat mencari pengkotbah pengganti dan berdoa untuk kesembuhannya.  Padahal diam-diam dia pergi belajar golf.  Maka para malaikat marah dan berunding untuk menghukumnya.

Continue Reading »