More on Spiritual Computing

Peluang selalu muncul saat terjadi disrupsi, discontinuity.  Kemarin siang kantor saya didatangi tamu dari Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).  Mereka ingin tahu industri apa yang harus dikembangkan ke depan.  Khususnya industri teknologi informasi dan komunikasi (TIK).  Diskusi jadi menarik karena saya ditemani Dr. Leo, Dr. Dwi Larso, dan Dr TA Sanny yang mentrigger banyak  ide.

Saya sendiri melihat diskontinuitas terjadi di industri TIK menurut sebuah progression sbb:

  1. Pemroses Data.  Ini dimulai saat perang dunia kedua.  Saat biro statistik, bank, militer membutuhkan komputasi untuk mengolah data, maka tumbuhlah industri pengolah data, seperti IBM, Univac.  Apple dan IBM menjadi icon dari masuknya industri ini sampai ke masyarakat.
  2. Pemroses Informasi.  Ini dimulai akhir tahun 1980an saat Internet dan seluler mulai merambah.  Muncul industri seperti Cisco, Nokia.  Namun cikal bakalnya sebenarnya dimulai awal 1900an saat Bell mencipta telepon, dan Marconi mencipta transmisi radio.  Microsoft dkk menjadi icon dari masukinya industri ini ke masarakat.
  3. Pemroses Pengetahuan.  Ini dimulai seiring dengan penggunaan komputer untuk mencipta pengetahuan.  (Tidak tahu persis tahunnya).  Lembaga-lembaga riset menggunakan komputer masif untuk mengelola data cuaca, aliran laut, sampai pada genetika (genome).  Lembaga bisnis mengelola data ekonomi dan saham.  Google menjadi icon masuknya industri ini ke masyarakat.
  4. Pemroses Daya Cipta Kreativitas.  Kita saat ini sedang memasuki ekonomi kreatif di atas TIK.  Multimedia, 3D animasi, musik, teater, entertainment adalah contohnya.  Semua sedang bertransformasi memasuki bisnis kreatif ini.  Cuma belum ada icon yang menonjol.  Anybody from Indonesia?
  5. Spiritual Computing.  Nah ini future kita sebenarnya.  Komputer yang memberikan pengalaman transendental.  Komputer yang memberikan integritas dalam kehidupan sehari-hari.  I think we can compete with China on this, don’t you think?  Kan sistem komunis negara itu sudah menghapus sumber daya religius dari bangsa Cina? Hehe

Jadi penting bagi kita untuk segera menyiapkan diri menangkap peluang diskoninuitas ini.


  1. *menebak-nebak sambil menghayal*

    computing untuk mendukung spiritual experience ? mengapa kita tidak membangkitkan lagi Virtual Reality? pak joko sepertinya sedang merambah ke sana juga tuh.. 😀

  2. We are currently budgeting for Cisco WAAS for our WAN

  1. 1 Mual dengan Rekayasa Perangkat Lunak dan Bahasa Pemrograman « GAIBlog

    […] perancangan bahasa baru (baru diimpikan) ini terinspirasi dari ide Spiritual Computing yang dilontarkan Pak Armein. Saya ingin bahasa pemrograman yang baru ini membuat pemrograman […]

  2. 2 casino online certificati

    tornei texas holdem…

    Call duces wild video poker cellular free phone ringtones samsung…

  3. 3 casino on the net www casino on net casino on net

    supprimer casino online…

    Although virtual online casino play free keno online…




Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s



%d bloggers like this: