Terus… terus…

Sebuah cerita dari pengkotbah hari minggu di gereja saya kemarin menggugah saya. Saya ingin share dengan rekan-rekan semua.

Seorang anak kecil bosan mengikuti konser musik seorang maestro. Nggak ngerti musik klasik soalnya. Jadi jalan-jalanlah dia ke sana kemari, sampai ke panggung.

Waktu break, dia naik ke tempat piano, lalu tanpa sadar, piano itu dimainkannya. Dia pikir lagu yang dimainkannya itu bagus. Tapi bagi penonton klasik, ini terdengar jelek sekali. Tidak sesuai standar mereka. Maka resah lah penonton dan mulai meneriaki dia. Penonton merasa musik yang dimainkan anak ini ‘menghina’ pendengaran klasik mereka.

Si anak terkejut, malu dan ingin segera berhenti. Tetapi dia mendengar bisikan dari belakang..”terus.. terus.., terus mainkan, nak”.

Ia menengok ke belakang, ternyata sang maestro dengan ramah mendorongnya untuk terus main. Maka dengan senang, anak ini terus mengeluarkan semua kemampuannya. Yang tentu tidak bagus, karena belum terlatih. Dan penonton semakin kasar.

Wah, mendadak duduklah sang maestro di sampingnya. Berimprovisasilah ia mengikuti permainan sang anak. Penonton terhenyak. Tiba-tiba permainan keduanya berubah menjadi musik yang memukau. Sentuhan sang maestro membuat permainan anak ini menjadi masterpiece!

Ahh, demikian juga kita. Kita sering seperti anak itu. Ingin mempersembahkan kebaikan bagi dunia ini. Tapi dunia ini memandang kita tidak layak, menyoraki kita, sehingga kita mau give-up.

Tetapi dengarlah Sang Maestro terus berbisik, “terus..terus.. “. Ia duduk di samping kehidupan kita dan usaha kita. Dan, Ia kemudian menyempurnakan hidup kita menjadi sebuah masterpiece..! As long as we do not give up….


  1. setuju Pak…. never give up…. for doing our best…. until we get the better best…. good morning Pak

  2. kuke

    Pagi-nya saya jadi tambah semangat, Pak ^_^v

  3. Ya, udah beberapa kali denger “khotbah” kek gini Pak, membuat kita (atau saya? hehe) bahagia sekali punya TUHAN kayak Dia…

    tapi jadi marah-marah sendiri waktu Dia “seolah-olah” menghilang dan ga mau ngebantuin saya

    maaf TUHAN

  4. hahahh.. oke banget pak kotbahnya.. =)

  5. Ina

    Menyentuh banget. 🙂
    Makasih.

  6. aaahh, terima kasih. tulisan ini mencerahkan dan menyemangati 😀

  7. Jangan pernah menyerah.Terima kasih tulisannya pak.

  8. pam

    As long as we do not give up…. Ceritanya sangat bagus pak. Mohon ijin untuk saya copypas di catatan saya.

    Terima kasih.

    @pam: dengan senang hati. Terimaksih atas kunjungannya dan salam.

  9. mengajarkan kita untuk tetap semangat dan jangan menyerah…
    -nice-

  1. 1 Keep trying honey, « tutu1ng’s labyrinth

    […] memang sih baru baca postingan ini, da udah agak-agak berubah sejak pertama kali saya denger (makes me wonder about the truth behind […]

  2. 2 jejak kehidupan » As long as we do not give up….

    […] menyiapkan data bulanan untuk salah satu website client, aku nyampe ke blog ini dan menemukan tulisan yang benar-benar pas buat […]




Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s



%d bloggers like this: