Dosen muda itu umur berapa?

Sepuluh tahun lalu saya sering diperkenalkan sebagai dosen muda. Sekarangpun masih ada yang terkadang menyebut saya dosen muda. Padahal sebagai dosen kelahiran 1962, usia saya sudah tidak muda.

Seandainya seorang bisa lulus S1 pada usia 22 tahun, S2 pada 24 Tahun, dan S3 pada 27 tahun, maka menurut saya dosen muda itu haruslah berusia 32 tahun ke bawah. Kemudian, dosen biasa (maksudnya tidak muda tapi tidak tua) adalah 32-40 tahun. Dosen senior berusia 40 s/d 50 tahun. Di atas 50 tahun, dosen sudah harus tiba di tingkat Fellow atau “Legendaaris”.

Tentu sejalan dengan diskusi tua vs dewasa, peningkatan status dosen ini haruslah seiring dengah peningkatan cakupan (scope) tanggung jawab. Dalam konteks ITB, dosen muda mengembangkan kuliah. Dosen biasa mengurus masalah tingkat ITB. Dosen Senior mengurus masalah tingkat nasional. Dosen Legendaris mengurus masalah tingkat internasional.

Saya amati kalau terjadi ribut-ribut pertengkaran di ITB hal ini sering disebabkan ada dosen tidak menjalankan peran sesuai tingkatan ini. Terjadi tidak saling percaya antar generasi.

Jadi urusan kurikulum, prodi dan sebagainya jangan lagi diurus dosen Senior atau Legendaris. Percayakan saja pada Dosen biasa.


  1. Pak Armein kadang disebut sebagai dosen muda, mungkin maksudnya untuk mengingatkan bahwa ada hal-hal yang belum boleh disentuh oleh Pak Armein. Sementara, itu daerah keramat dan hanya boleh disentuh oleh yang tidak muda lagi. Ha-ha-ha….

    http://kupalima.wordpress.com

  2. Deddy Kurniadi

    Pak Armein, kalau bapak disebut dosen muda, maksudnya agar bapak mengerjakan apa-apa yang dikerjakan oleh dosen berumur dibawah 32 tahun. Atau memang tampilan pak Armein masih seperti dibawah 32 tahun 🙂

  3. Wah enak kalo Wakajur bidang akademik-nya dipegang dosen muda (maks 35 tahun). Jadi mahasiswa tidak segan 🙂

  4. azrl

    @AAA, ia yang kita tidak boleh sentuh itu namanya … aurat

    @DK: Thanks xsudah mampir pak. Wah saya pikir tampilan saya 24 th, ternyata 32 ya hahaha

    @AF: betul itu…, bukan cuma asik lho. kalau dosen muda tidak dipercaya, kita akan mengalami krisis kepemimpinan, karena belajar kepemimpinan itu harus melalui learning by doing…




Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s



%d bloggers like this: