Archive for April 3rd, 2008

Transmutasi

Konon berkreasi membutuhkan kemarahan, kekerasan dan penghancuran. Demikian kata Twyla Tharp (66) koreografer kelas dunia di Harvard Business Review edisi April 2008 ini.

Continue Reading »

Dua sepeda motor sedang beriringan, dikendarai dua sahabat mahasiswa ITB. Tiba di persimpangan, mereka melihat seorang polisi sedang melakukan razia. Tiba-tiba, satu sepeda motor berbalik dan melarikan diri.

Continue Reading »

Terimakasih untuk semua pengunjung! Thanks Pak AAA, BR, dan rekan semua.

We just hit first 1000 2000 clicks after three four days.

Tidak mungkin nyontek…

Nilai seorang murid hancur-hancuran, sehingga orangtuanya pun dipanggil guru. “Paling tidak ada satu kelebihan anak Bapak..”, puji gurunya.

“Apa itu..”

“Anak Bapak tidak pernah nyontek. Tidak mungkin nilai bisa hancur begini …”

Jika tidak ideal….

Menyambung diskusi tentang menjadi ideal, saya teringat sebuah kisah lama dari Cina. Cerita ini dongeng, tapi mengesankan saya.

Seorang hamba mempunyai tugas untuk mengisi bak toilet raja. Untuk itu setiap pagi ia harus memikul dua gentong tanah liat berisi air, yang diambil dari kali untuk dibawah ke ruang WC raja. Bertahun-tahun seperti ini.

Continue Reading »

Sekitar tahun 2002 saya nekad mengumpulkan lulusan cumlaude dari lab DSP, menggaji mereka, dan me-launch education business. Meskipun mereka bekerja dengan baik, bisnis tidak berhasil.

Selengkapnya…

Ada proses standard membuat keputusan.

Langkah 1: Apa masalahnya (conflicts)

Langkah 2: Tetapkan Core Value

Langkah 3: Explore alternatif keputusan. Inovasi lkalau tidak ada

Langkah 4: Evaluasi setiap alternatif menurut core value, dan pilih yang memberikan value tertinggi

Langkah 5: Tetapkan, dan be prepared untuk konsekuensinya

Bagaimana anda membuat keputusan saat diperhadapkan pada pilihan yang sulit?

Setiap saat kita perlu membuat keputusan. Dari mau makan apa hari ini (ok, ini sih gampang), berapa uang yang mau kita gunakan pada kegiatan itu, sampai pada apakah kita tetap akan hidup di Indonesia atau mau pindah ke Amerika (nah ini sulit)?

Selengkapnya…

Salah satu Love Songs yang saya paling suka adalah Dance With My Father, Karangan Luther Vandross dan Richard Marx.

Seperti biasa, lagu ini menceritakan cinta sejati antara seorang pria dan wanita, sampai cinta mereka membuahkan seorang putera. Kemudian sang pria mati muda, meninggalkan istri dan puteranya.

Yang sangat unik, kisah cinta mereka diceritakan dalam lagu ini oleh sang putera!

Baca coba teks nya, keren ya (kalau masih nggak nangis, robot..):

Selengkapnya…

Personality in Artifacts

Selasa kemarin Kang Hendi mendatangi saya di PPTIK. Seperti biasa, kalau dosen muda DKV FSRD ITB ini nongol, obrolan jadi seru. Ini dosen seni tapi gemar komputer. Dia sedang mengerjakan tesis S2 tentang user interface dari operating systems di komputer. Dia ingin membandingkan aspek estetis dan fungsional dari Windows, Linux, MacOS, dan lain-lain. Menurutnya, di setiap karya seni dan artifacts terdapat kepribadian (personality)….

Misalkan, bandingkan…

Dua hari lalu, wajah Kezia (16) puteri saya yang kedua tampak muram. Jam dua sore, sahabat sebangkunya, Vinna, mengirim sms menceritakan bahwa sakit ayahnya semakin parah. Jam 6 sore, Kezia menangis. Ayah Vinna meninggal dengan tenang ditengah kesedihan keluarganya. Kemarin saya lihat iklan duka di PR. Wah usia sang Bapak baru 48 tahun.

Saya tercenung…