<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Comments for Armein Z. R. Langi in the City of Eden</title>
	<atom:link href="http://azrl.wordpress.com/comments/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://azrl.wordpress.com</link>
	<description>Joy of loving and exciting life</description>
	<lastBuildDate>Mon, 09 Nov 2009 21:59:36 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Comment on Sumber Stress Masa Kini by Ignatius Sapto Condro A.B.</title>
		<link>http://azrl.wordpress.com/2009/11/02/sumber-stress-masa-kini/#comment-4960</link>
		<dc:creator>Ignatius Sapto Condro A.B.</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Nov 2009 21:59:36 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://azrl.wordpress.com/?p=3217#comment-4960</guid>
		<description>Stress yang sehat adalah stress yang berhubungan dengan &quot;survival&quot;.

Kalau kita stress karena orang lain tidak mau nurut keinginan kita, itu artinya stress berlebihan.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Stress yang sehat adalah stress yang berhubungan dengan &#8220;survival&#8221;.</p>
<p>Kalau kita stress karena orang lain tidak mau nurut keinginan kita, itu artinya stress berlebihan.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Social Entrepreneurships by mikha_v</title>
		<link>http://azrl.wordpress.com/2009/11/07/social-entrepreneurships/#comment-4959</link>
		<dc:creator>mikha_v</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 08 Nov 2009 23:45:13 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://azrl.wordpress.com/?p=3233#comment-4959</guid>
		<description>kaya dengan miskin itu menurut saya relatif. Relatif diperbandingkan terhadap apa?

Di USA (yang notabene negara barat) UMR nya 7 dollar / jam (70.000 rupiah/jam). Sudah bisa dapat penghasilan kotor 11 juta rupiah / bulan. Bagi saya, orang-orang di USA sudah sangat kaya (apabila diperbandingkan dengan orang-orang rata-rata di Indonesia). Mereka selalu berkecukupan, bahkan berkelimpahan. Tapi mereka sendiri mengaku &quot;miskin&quot;. Hahaha..mungkin beda ya miskin a&#039;la Indo dengan miskin a&#039;la USA. Atau kalo secara kasat mata, tidak begitu terlihat perbedaan antara orang yang benar-benar kaya-raya, dengan orang yang pas-pasan.

Anyway, ide Social Enterpreneurships ini bagus ya. Harus diterapkan secara umum :D</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>kaya dengan miskin itu menurut saya relatif. Relatif diperbandingkan terhadap apa?</p>
<p>Di USA (yang notabene negara barat) UMR nya 7 dollar / jam (70.000 rupiah/jam). Sudah bisa dapat penghasilan kotor 11 juta rupiah / bulan. Bagi saya, orang-orang di USA sudah sangat kaya (apabila diperbandingkan dengan orang-orang rata-rata di Indonesia). Mereka selalu berkecukupan, bahkan berkelimpahan. Tapi mereka sendiri mengaku &#8220;miskin&#8221;. Hahaha..mungkin beda ya miskin a&#8217;la Indo dengan miskin a&#8217;la USA. Atau kalo secara kasat mata, tidak begitu terlihat perbedaan antara orang yang benar-benar kaya-raya, dengan orang yang pas-pasan.</p>
<p>Anyway, ide Social Enterpreneurships ini bagus ya. Harus diterapkan secara umum <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Rasa Takut by mikha_v</title>
		<link>http://azrl.wordpress.com/2009/11/07/rasa-takut-2/#comment-4958</link>
		<dc:creator>mikha_v</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 08 Nov 2009 23:37:07 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://azrl.wordpress.com/?p=3229#comment-4958</guid>
		<description>Untuk beberapa kasus, rasa takut justru menunjukkan tingkat kepatuhan pada peraturan yang rendah. Saya ambil contoh misalnya saya tidak mau mencontek karena takut ketahuan guru. Memang bagus sih, tapi lebih sip lagi apabila saya tidak mau mencontek karena saya ingin mengetahui kemampuan saya dengan maksimal. Atau contoh kedua, saya pakai sabuk pengaman karena takut ditilang polisi. Lebih sip lagi apabila saya pakai sabuk pengaman karena memang saya ingin selamat. Bahkan takut akan Tuhan pun ada dua macam, yang pertama &quot;ketakutan&quot; akan Tuhan, misalnya takut masuk neraka atau takut dihukum Tuhan, yang kedua rasa takut yang lebih kepada hormat untuk Tuhan. Tapi untuk beberapa kasus lain, seperti yang bapak katakan, rasa takut bisa menghindari kita dari bahaya. Yah, jadi idealnya rasa takut itu (harus) tepat guna dan tepat tujuan.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Untuk beberapa kasus, rasa takut justru menunjukkan tingkat kepatuhan pada peraturan yang rendah. Saya ambil contoh misalnya saya tidak mau mencontek karena takut ketahuan guru. Memang bagus sih, tapi lebih sip lagi apabila saya tidak mau mencontek karena saya ingin mengetahui kemampuan saya dengan maksimal. Atau contoh kedua, saya pakai sabuk pengaman karena takut ditilang polisi. Lebih sip lagi apabila saya pakai sabuk pengaman karena memang saya ingin selamat. Bahkan takut akan Tuhan pun ada dua macam, yang pertama &#8220;ketakutan&#8221; akan Tuhan, misalnya takut masuk neraka atau takut dihukum Tuhan, yang kedua rasa takut yang lebih kepada hormat untuk Tuhan. Tapi untuk beberapa kasus lain, seperti yang bapak katakan, rasa takut bisa menghindari kita dari bahaya. Yah, jadi idealnya rasa takut itu (harus) tepat guna dan tepat tujuan.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Cicak, Buaya, Rampok by mikha_v</title>
		<link>http://azrl.wordpress.com/2009/11/04/cicak-buaya-rampok/#comment-4957</link>
		<dc:creator>mikha_v</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 08 Nov 2009 23:28:44 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://azrl.wordpress.com/?p=3225#comment-4957</guid>
		<description>Menurut saya, ini lebih ke masalah karakter.

Kalo karakternya memang sudah jelek, perbuatannya akan mencerminkan karakternya. Ngga peduli apakah yang bersangkutan kaya atau miskin, lemah atau kuat, cicak atau buaya, beragama atau atheist.

Mengubah karakter satu orang saja sulit, apalagi mengubah karakter satu bangsa :D .Memang ini perjuangan mahabesar untuk mengeluarkan gurita-gurita ini dari tiap karakter rakyat.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Menurut saya, ini lebih ke masalah karakter.</p>
<p>Kalo karakternya memang sudah jelek, perbuatannya akan mencerminkan karakternya. Ngga peduli apakah yang bersangkutan kaya atau miskin, lemah atau kuat, cicak atau buaya, beragama atau atheist.</p>
<p>Mengubah karakter satu orang saja sulit, apalagi mengubah karakter satu bangsa <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  .Memang ini perjuangan mahabesar untuk mengeluarkan gurita-gurita ini dari tiap karakter rakyat.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Tertawa by mikha_v</title>
		<link>http://azrl.wordpress.com/2009/11/03/tertawa/#comment-4956</link>
		<dc:creator>mikha_v</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 08 Nov 2009 23:22:07 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://azrl.wordpress.com/?p=3221#comment-4956</guid>
		<description>Hmm pernah baca di mana ya, apabila kita tertawa, hanya 14 otot wajah yang kontraksi, tapi yang lainnya relaksasi. Sedangkan apabila kita pasang wajah cemberut, 72 otot yang berkontraksi. Makanya cepat mengerut (baca: cepat tua :D ).

Ada juga yang mengatakan, apabila kita tertawa, otak akan mengirimkan sinyal ke tubuh bahwa &quot;keadaan baik-baik saja&quot;.

Saya juga mencoba untuk selalu tertawa dalam setiap kesulitan dan masalah. Walau tentu saja tidak asal tertawa. Karena kalo ada teman/keluarga meninggal, masa tertawa? :D</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Hmm pernah baca di mana ya, apabila kita tertawa, hanya 14 otot wajah yang kontraksi, tapi yang lainnya relaksasi. Sedangkan apabila kita pasang wajah cemberut, 72 otot yang berkontraksi. Makanya cepat mengerut (baca: cepat tua <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  ).</p>
<p>Ada juga yang mengatakan, apabila kita tertawa, otak akan mengirimkan sinyal ke tubuh bahwa &#8220;keadaan baik-baik saja&#8221;.</p>
<p>Saya juga mencoba untuk selalu tertawa dalam setiap kesulitan dan masalah. Walau tentu saja tidak asal tertawa. Karena kalo ada teman/keluarga meninggal, masa tertawa? <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Sumber Stress Masa Kini by mikha_v</title>
		<link>http://azrl.wordpress.com/2009/11/02/sumber-stress-masa-kini/#comment-4955</link>
		<dc:creator>mikha_v</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 08 Nov 2009 23:18:59 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://azrl.wordpress.com/?p=3217#comment-4955</guid>
		<description>&quot;..Karena kita pikir standar kita sudah paling bagus..&quot;

Mungkin lebih tepatnya kita pikir standard kita adalah yang terbaik untuk diri kita sendiri. Terkadang kita tidak mampu mengerjakan standard lebih tinggi, atau tidak mau ikut standard yang lebih rendah.

Tapi, saya setuju yang bagian ini:

&quot;Kita perlu memikirkan, mengucapkan, dan bertindak hal-hal yang bisa membuat orang lain tertarik untuk ikut melaksanakannya.&quot;

Betul itu, karena kalo kita paksa-paksa orang lain ikut keinginan kita, yang ada malah mereka menjalankannya tidak sepenuh hati, melainkan karena terpaksa. Akibatnya, hasil tidak tercapai dengan optimal.

Beda dengan kalo orang lain kita &quot;bujuk&quot; perlahan-lahan dengan membuat mereka tertarik.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>&#8220;..Karena kita pikir standar kita sudah paling bagus..&#8221;</p>
<p>Mungkin lebih tepatnya kita pikir standard kita adalah yang terbaik untuk diri kita sendiri. Terkadang kita tidak mampu mengerjakan standard lebih tinggi, atau tidak mau ikut standard yang lebih rendah.</p>
<p>Tapi, saya setuju yang bagian ini:</p>
<p>&#8220;Kita perlu memikirkan, mengucapkan, dan bertindak hal-hal yang bisa membuat orang lain tertarik untuk ikut melaksanakannya.&#8221;</p>
<p>Betul itu, karena kalo kita paksa-paksa orang lain ikut keinginan kita, yang ada malah mereka menjalankannya tidak sepenuh hati, melainkan karena terpaksa. Akibatnya, hasil tidak tercapai dengan optimal.</p>
<p>Beda dengan kalo orang lain kita &#8220;bujuk&#8221; perlahan-lahan dengan membuat mereka tertarik.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on About Armein Z. R. Langi by frezyprimaardi</title>
		<link>http://azrl.wordpress.com/about/#comment-4953</link>
		<dc:creator>frezyprimaardi</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 08 Nov 2009 16:38:49 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">#comment-4953</guid>
		<description>Salam kenal dan hormat pak...
Saya dulu mau masuk STEI,tapi susah banget pak..
Alhasil,saya pilih FTSL dan sekarang saya berada di jurusan Teknik Geodesi dan Geomatika angkatan 2007..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Salam kenal dan hormat pak&#8230;<br />
Saya dulu mau masuk STEI,tapi susah banget pak..<br />
Alhasil,saya pilih FTSL dan sekarang saya berada di jurusan Teknik Geodesi dan Geomatika angkatan 2007..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Cara Sukses di Kuliah? by frezyprimaardi</title>
		<link>http://azrl.wordpress.com/2009/02/24/cara-sukses-di-kuliah/#comment-4952</link>
		<dc:creator>frezyprimaardi</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 08 Nov 2009 16:37:05 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://azrl.wordpress.com/?p=1705#comment-4952</guid>
		<description>waduh..cara belajar bapak sangar abis pak..bulu kuduk saya jadi merinding...
tapi bener juga ya pak
lancar kaji karena diulang...
pepatah tersebut memang benar adanya,,,

masalah buat saya,tiap ngerjain soal n ga bisa ngerjainnya,pasti jadi males,dan ninggalin soal itu...benar2 mahasiswa malas ya pak..

terima kasih pak atas share nya...
semoga saya juga bisa menempuh pendidikan S2 dan S3 di luar negeri..amin..
pengen ke jepang seperti dosen saya..Pak Ketut..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>waduh..cara belajar bapak sangar abis pak..bulu kuduk saya jadi merinding&#8230;<br />
tapi bener juga ya pak<br />
lancar kaji karena diulang&#8230;<br />
pepatah tersebut memang benar adanya,,,</p>
<p>masalah buat saya,tiap ngerjain soal n ga bisa ngerjainnya,pasti jadi males,dan ninggalin soal itu&#8230;benar2 mahasiswa malas ya pak..</p>
<p>terima kasih pak atas share nya&#8230;<br />
semoga saya juga bisa menempuh pendidikan S2 dan S3 di luar negeri..amin..<br />
pengen ke jepang seperti dosen saya..Pak Ketut..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Cara Sukses di Kuliah? by Kuliahku</title>
		<link>http://azrl.wordpress.com/2009/02/24/cara-sukses-di-kuliah/#comment-4951</link>
		<dc:creator>Kuliahku</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 08 Nov 2009 16:12:34 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://azrl.wordpress.com/?p=1705#comment-4951</guid>
		<description>I have a &lt;a href=&quot;http://www.kuliahku.com&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;Kuliahku&lt;/a&gt; site/blog. It pretty much covers Mikrotik related stuff. Come and check it out if you get time :-)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>I have a <a href="http://www.kuliahku.com" rel="nofollow">Kuliahku</a> site/blog. It pretty much covers Mikrotik related stuff. Come and check it out if you get time <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Story Telling by yuti</title>
		<link>http://azrl.wordpress.com/2009/11/07/story-telling/#comment-4950</link>
		<dc:creator>yuti</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 08 Nov 2009 14:20:19 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://azrl.wordpress.com/?p=3237#comment-4950</guid>
		<description>Ibu saya juga sering mendongeng ketika saya kecil :) Ada serial Kancil dan Ucil yang inspirasi tokohnya berasal dari karakter kakak saya dan saya. Seru!!!

Dosen saya juga kalau menceritakan math dengan metafor. Cerita fold dengan analogi selimut disibak atau dipotong, tapi entah kenapa imajinasi saya selalu buntu ketika berhadapan dengan statistika :(</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ibu saya juga sering mendongeng ketika saya kecil <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  Ada serial Kancil dan Ucil yang inspirasi tokohnya berasal dari karakter kakak saya dan saya. Seru!!!</p>
<p>Dosen saya juga kalau menceritakan math dengan metafor. Cerita fold dengan analogi selimut disibak atau dipotong, tapi entah kenapa imajinasi saya selalu buntu ketika berhadapan dengan statistika <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
