Sakit Takut Sakit (2) It is about chemicals

Banyak yang bertanya pada saya bagaimana cara mengatasi penyakit takut sakit. Kuncinya pada menjaga keseimbangan kimia tubuh.

Penyakit takut sakit ini mengerikan. Membuat kita lumpuh. Dicekam ketakutan tiap saat.

Saya pernah mengalaminya di tahun 2008. Jadi saya tahu betapa berat penyakit ini. Syukur saya semakin bisa mengatasinya.

Mohon maaf saya tidak bisa menjawab pertanyaan lewat japri soal ini.

Pertama, saya bukan dokter. Bukan profesional. Saya cuma “praktisi” yang berjuang dengan cara saya untuk keluar dari cengkeraman penyakit ini. Jadi cara saya mungkin terlalu amatir.

Kedua, cara yang saya tempuh sangat bersifat spiritual. Saya memutuskan bahwa masalah saya ada di dalam batin saya. Jadi saya masuk dan “berperang” dalam batin saya. Sehingga akan terasa personal.

Tapi baiklah, saya ingin men-share ulang garis besar usaha saya:

  1. Saya mendefinisikan apa sehat itu.
  2. Kemudian dari situ saya rumuskan apa sakit itu.
  3. Saya identifikasi penyebabnya.
  4. Kemudian langkah apa yang saya ambil untuk menggempur penyebabnya.
  5. Terakhir, apa yang harus dilakukan untuk menjaga agar saya tetap sehat.

Semoga bisa berguna bagi anda yang sedang menderita.

Pertama: apa sehat itu?

Sehat itu adalah terjadi keseimbangan kimia dalam tubuh sehingga semua organ berfungsi normal. Anggap saja tubuh kita itu mobil. Mesin berputar dengan seimbang. Bensin mengalir dengan lancar. Listrik mengalir dengan lancar. Gas berfungsi lancar. Roda gila berputar. Rem pakem. AC sejuk.

Kuncinya: semua yang berputar harus berputar, semua yang stabil harus stabil.

Jadi sehat = setimbang. Semua berfungsi. Terintegrasi.

Dan semua keseimbangan ini dikendalikan oleh empat hal: (1) saraf, (2) hormon, (3) metabolisma, dan (4) cairan tubuh.

Singkatnya: kimia tubuh.

Jadi definisi bahagia = kimia tubuh lancar mengalir dengan seimbang.

Ada tiga kimia tubuh yang anda harus produksi: oxytocyn, dopamine, dan endrophin. Oxcytocyn yang membuat anda terus merasa seperti jatuh cinta. Dopamine membuat anda merasa sukses, on the top of the world. Endrophin itu membuat anda gembira optimis. Seperti morphin, tapi dihasilkan tubuh secara alamiah. Saya menyebutkan ketiga kimia ini ODE to Joy.

Orang yang sehat adalah orang yang terus menjaga mengalirnya ODE to Joy.

Stress itu apa? Stress adalah hal penekan yang mendorong tubuh dari keseimbangan lama menuju keseimbangan baru. Ini terjadi dalam rangka kita menghadapi atau mengantisipasi kondisi yang akan datang. Asumsinya tubuh akan baik berespons bila keseimbangan baru itu tercapai.

Stress itu diwujudkan oleh perubahan aliran keempat pengatur keseimbangan tadi: saraf, hormon, metabolisma, dan cairan tubuh.

Sekarang, sakit itu apa? Sakit = tidak setimbang. Ada komponen tidak berfungsi. Ada yang tidak mengalir. Ada yang mampet. (Anyway: mati = semua berhenti berfungsi, dan terurai). Jadi kalau anda sakit, berati ada fungsi yang tidak berjalan. Ada roda yang berhenti berputar. Ada keseimbangan yang roboh.

Ini terjadi karena stress tidak berhasil membuat tubuh menemukan keseimbangan baru. Maksudnya, organ tubuh kita tidak tahan berada terlalu lama pada keseimbangan baru tersebut. Akhirnya ia gagal befungsi, dan mesin kita batuk-batuk. Kita merasa sakit, karena tubuh kembali berjuang mencari keseimbangan baru. Tubuh kita sedang keluar dari comfort zone.

Apa jenis-jenis sakit? Pertama ya sakit fisik. Kaki kita injak paku. Ditabrak mobil. Ketusuk tombak. Diterjang peluru. Terbakar nyala api. Ini sakit fisik.

Kedua sakit biologis. Sesak nafas. Keracunan makanan. Nggak bisa buang air. Cedera otot. Sakit gigi. Ini juga bisa disertai sakit fisik.

Ketiga: sakit psikologis. Sakit hati. Terhina. Kecewa. Malu. Guilty. Bosan. Marah. Takut. Cemas. Pokoknya semua yang secara perasaan tidak menyenangkan. Ini mengalirkan kimia tubuh yang merusak keseimbangan. Dan kalau berlanjut, ia mengarah ke sakit biologis.

Nah sakit takut sakit itu jenis ketiga: penyakit psikologis. Kita takut bahwa kita mengidap sakit yang parah dan tidak terdeteksi. Hidup kita terancam. Kita bisa cacat dan mati.

Nah, begitu cara saya melihat duduk perkaranya.

Sekarang, bagaimana cara saya mengatasinya? Tidak semerta-merta. Makan waktu. Ada unsur try and learn.

Pertama, berpegang teguh pada realitas. Saya harus menerima realitas bahwa kalau dokter bilang saya sehat (fisik dan biologis), saya harus terima realitas itu. Kalau hasil lab bagus, saya harus percaya.

Dan realitas di dunia ini kan ajaib. Apapun yang anda percaya, anda selalu bisa memperoleh bukti pendukung. Apapun. Jadi apapun yang anda percaya itu cepat atau lambat akan menjadi realitas.

Jadilah seorang pahlawan yang berjuang untuk percaya bahwa kita sehat. Don’t be stupid. Bodoh sekali kita kalau tidak percaya bahwa kita sehat.

Kalau pikiran kita begitu powerful untuk membuat kita sakit, maka dengan senjata yang sama kita akan membuat kita sehat.

Kemudian, sadarilah bahwa Tuhanlah yang membuat kita. Dan Tuhan maha kuasa menciptakan kita dengan sempurna. Kita punya kemampuan self healing. Tidak ada penyakit yang tidak bisa Ia sembuhkan.

Lihat lah ke langit di waktu malam. Kita cuma setitik yang tidak berarti dalam alam jagad raya ini. Kalau jagad ini saja begitu sempurna, apalagi saya. Kalau Tuhan bisa membuat semua semesta ini, apalagi cuma membuat saya sehat.

Nenek moyang kita sudah menanggung penderitaan dan sakit penyakit dan survive. Mereka yang tidak punya obat modern saja bisa sampai melahirkan kita. Sebanyak enam milyar lebih. Mereka survive era dinasourus, ledakan dahsyat meteor dan gunung api, serta ice ages. Berarti mereka punya daya juang embedded dalam dirinya. Apalagi kita, yang kalau software itu sudah versi paling canggih. They can do it, we can do it!

Kalaupun saya ternyata sakit, I can handle it. I will adapt. No problem.

Lagian, berbahagialah orang yang saat menghadap Pencipta dalam kondisi hancur-hancuran, karena sudah berani menjalani semua lorong kehidupan. Penyok-penyok.

Daripada mati dalam keadaan mulus. Nggak pernah dipakai. Nggak pernah ke mana-mana.

Kalau saya memang sakit, buktikan. Jangan tanggung-tanggung, ambil nyawa kita sekarang juga. Gampang, kalau saya tidur, jangan bangunkan besok hari dalam keadaan bernyawa. Susah amat. Kalau ternyata saya masih bangun paginya, berarti itu bukti nyata saya sehat.

Dokter sudah bilang sehat. Yang bilang saya sakit itu penipu, pembohong, yang harus kita tertawakan dan ejek.

Ternyata tidak terbukti bukan?

Maka sadarilah bahwa Tuhan menciptakan dunia ini begitu indah. Begitu cantik. Begitu menyenangkan. Saya jatuh cinta pada kehidupan ini. Pada apa yang ada dalam hidup saya. Pada siapa yang sudah berjumpa dan berpapasan dalam perjalanan hidup saya.

I love you all. I love everything God has created. Dan setiap detik adalah saat menikmati cinta ini. I don’t have to die to be in heaven. I am already in heaven, as soon as my spiritual eyes are open to see it, my spiritual ears start to hear angelic choirs.

Saya terhenyak, begitu banyak berkat yang saya dapat. Setiap malam saya cukup berjalan dari kamar ke kamar, melihat buah hati saya tertidur lelap. Dalam dekapan kehidupan. Dalam dekapan Tuhan yang empunya semua ini. I am already in heaven.

Saya jadi mengerti apa maksud orang harus lahir baru. Ia harus lahir ulang ke dalam dunia spiriual. Ke dalam heaven yang Tuhan sudah sediakan di dunia ini. Ia bisa melihat dunia ini seperti Tuhan melihatnya. Mengatakan dunia ini buruk, buat saya, is an insult to the Creator. Mengatakan saya sakit tak tersembuhkan, tanpa bukti, is an insult

I will never insult my Creator, ever

Dengan lahir baru, maka kita mengosongkan diri kita. Mematikan keangkuhan kita. Kesombongan kita. Keinginan untuk dipuji. Keserakahahan akan harta. Kegilaan akan jabatan dan kekuasaan.  Maka kita menghapuskan begitu banyak hal dalam daftar yang membuat kita stress. We fear nothing, except being separated from our Creator.

Sekarang apakah saya terus menjadi pasif, duduk-duduk saja, bersemedi, tunggu mati?

Ya tidak dong hehehe.

Paling tidak ada empat hal yang kita lakukan tiap hari:

1. Bertumbuh secara spiritual, kultual, biological, dan fisikal. Bertumbuh artinya semakin kuat, energetik, dan sehat. Dalam tubuh kita mengalir kimia tubuh yang terasosiasi dengan bahagia. ODE to joy. Kita tumbuh dalam hubungan segitiga, kita, our soulmate, dan our Creator.

2. Membangun masterpieces: karya kita dengan tekun dan sabar. Baik produk, sistem, organisasi, maupun orang lain.

3. Entertaining people you love: anak kita, kerabat kita, teman kita, tetangga kita, rekan sekerja, komunitas kita, jemaat kita, saudara sebangsa. Ini supaya semua yang berjumpa dengan kita tumbuh mnenjadi berbahagia. You don’t fight them anymore, you entertain them.

4. Adventure into the world and gambling into the market. Pasar itu bagi pebisnis adalah arena petualangan. Unpredictable and surprising. Ups and downs. Kalau anda senang berjudi, inilah tempatnya. The whole world is a casino, an olympic games, a rock band stage, an amusment park. Apapun yang membuat adrenalin kita mengalir deras. Tapi never take it too seriously. It is a game arena for you to play and be playful.

Dengan menjalankan keempat hal ini, maka tubuh kita dialiri kimia bahagia. ODE to joy. We are alive dan jauh dari sakit takut sakit.

It is all about chemicals

Get well folks.. sekarang juga!

About these ads

  1. prayoga

    Makasih yaa…sangat membuka mata batin saya

  2. Lynn Anwar

    Terima kasih sebab saya memang ada penyakit ini dan teruk sekali sehingga menyiksa diri….

  3. Ali Lukman

    Saya akan coba terapkan dalam keseharian.

    terima kasih , bapak.
    :)

  4. lia

    luar biasa!!!!

    Ternyata aku sakit takut sakit. Terimakasih kawan. I am know now

  5. hendry

    Terima kasih..sangat – sangat membantu, saya juga terserang penyakit ini.mudah mudahan saya bisa sembuh dari penyakit ini.

  6. menitikan air mata, thanks sob

  7. pak armein, boleh tau berapa lama fighting buat mengatasi penyakit ini?? dan apa saja kendala dan pengalaman selama fight, mohon share.., thx

    • azrl

      Maaf baru jawab. satu semester istirahat baru bisa kerja. Setelah itu sekali-sekali masih datang lagi, tapi frekuensinya makin jarang

  8. Aku setuju banget bro… ni bisa jd bacaan bagus buat suamiku.karna dia sekarang sakit n ud sembuh balik lagi n dokter2 di jkarta diagnosa nya lain2 jadinya Pusink dhe. Rencana mao ke penang malaysia aja biar lebih teliti periksanya.masalah suami Tidak bisa tidur karna sekali memejamkan mata 5menit kluar keringat dingin n sekujur tubuh terasa kesemutan gt.. n kalo tidur mimpi buruk… nurut aq se lawan penyakit ini. karna kalo ga dipikirin pasti ga bakal kluar keringat dingin sgala. Dia juga ada doa kepada Tuhan tapi mungkin batin or hatinya blon bener2 gimana X yah soalnya dia pasti sedang strezz memikirkan Banyak hal.saya mohon bantu doanya buat suami saya “benediktus yosef”.. Semoga dia segera pulih dari sakitnya n traumanya.Amin.GBU

  9. bangkas

    semoga suami mba vivi lekas sembuh dan semoga Tuhan memberkati keluarga ibu.




Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s



Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 1,013 other followers

%d bloggers like this: