Video Games with Real Money
Video games paling aktif dan melibatkan begitu banyak uang adalah online trading.
Jumat sore kemarin saya bertemu teman dari seorang teman. Orangnya hebat. Pedagang saham. Beliau punya perusahaan sekuritas, dan melakukan online trading. Perdagangan saham melalui komputer dan Internet.
Menurut beliau setiap hari triliunan uang diperdagangkan di bursa saham Jakarta. Dan semua bisa dilakukan di depan layar komputer. Jadi sudah seperti video games. Ada skor segala. tapi skor ini langsung terkait dengan uang di rekening. Kalau skor naik, uang di rekening naik. Kalau skor turun, uang direkening berkurang.
“Orang bisa untung 5% dalam sehari,” katanya. Artinya, dengan uang Rp 1 miliar, dia bisa mendapatkan untung Rp 50 juta dalam sehari. Cuma dengan klik sana klik sini di layar komputer. Tentu tidak selalu sukses seperti itu. Harus tahu kapan masuk pasar dan kapan keluar. Tapi setelah bertahun-tahun, dia jadi paham.
Yang mengganggu saya ya itu, menurut dia orang yang sering main saham, main uang, melalui video games ini tidak lagi mau bekerja biasa. Tidak lagi ingin kerja seperti orang gajian di kantor. Buat dia, kerja itu terlalu lama untuk menghasilkan uang. Ibaratnya, kalau orang bekerja itu merokok, orang main saham itu meng-kokain. Otak sudah berubah terlatih mencari pola di layar, bukan lagi berproduksi.
Saya jadi merenung. Apa gunanya kerja seperti itu? Mungkin jawabannya ya itu: dapat uang banyak. Tapi kan uang itu digunakan main video games lagi. Celaka juga kalau orang menghabiskan usianya mengumpulkan uang di video games seperti itu.
Bukankah kita hidup dan bekerja bukan untuk mengumpulkan uang, tapi terutama mengubah dunia menjadi lebih baik? Saya kira hidup kita sungguh sia-sia kalau saat kita mati, kita meninggalkan dunia tidak dalam keadaan yang lebih baik.
Tapi, paling tidak ada dua alasan mengapa bekerja di bidang video games pasar saham ini bisa positif.
Pertama, pasar saham itu adalah pasar modal. Uang yang beredar di sana bisa digunakan sebagai modal bagi pengusaha dan entrepreneur untuk membangun perusahaan. Dan modal ini membuka lapangan kerja bagi banyak orang. Dan hasil kerja perusahaan (produk) bisa bermanfaat bagi kita semua.
Jadi seorang pekerja pasar saham, video games ini, berjasa dalam menghasilkan dana segar modal bagi para pengusaha. Adanya pelaku pasar saham membuat dana masayarakat bisa disalurkan bagi dunia usaha. Langsung kepada modal usaha.
Kedua, orang yang sungguh pintar main saham bisa bekerja untuk banyak orang. TTerutama mengelola dana investasi. Jadi kita yang tidak bisa jual beli saham, bisa menitipkan uang kita pada mereka untuk mereka investasikan ke pasar modal.
Ini penting, karena ini cara kita untuk menjamin kondisi keuangan kita saat pensiun. Hasil kerja keras kita bisa di tabung pada mereka, mereka kembangkan di pasar saham, sehingga keahlian mereka bisa membuat kita semua tidak jatuh miskin.
Jadi saya pikir para pedagang di pasar saham dan pasar uang sebenarnya bisa berjasa besar untuk kita semua. Asalkan mereka bertujuan seperti dua hal tadi itu. Mereka bisa mengubah nasib kita semua menjadi lebih baik.
Tapi kalau tidak, artinya mereka berdagang saham dan uang untuk dirinya sendiri, maka saya pikir ini pekerjaan yang tragis. Tidak masuk akal buat saya kalau ada orang yang mau menghabiskan usia produktifnya untuk klak-klik komputer main video games.
You could have changed the world. You could have improved the lives of many...
June 26, 2011 at 9:59 am
cepet banget dapet jutaan….
June 26, 2011 at 4:40 pm
Video games yang nggak bisa di restart.. Klo “kalah”, mau nggak mau harus terima resikonya. hehe
July 31, 2011 at 12:13 pm
Benar sekali pak, kita hidup di dunia ini untuk membuat dunia lebih baik.