Super Salesman
Salesman adalah orang yang sanggup menjual sesuatu pada orang lain. Ada tingkatannya, mulai dari salesman biasa, bagus, sampai super.
Salesman biasa itu kalau dia punya barang dan berhasil menjualnya pada orang yang merasa butuh. Ini disebut biasa, karena matching: pembeli butuh, penjual punya.
Salesman bagus itu bisa menjual yang dia punya pada orang yang tidak merasa butuh. Salesman ini berhasil menjelaskan kehebatan produk ini, dan menyadarkan si calon pembeli bahwa dia sebenarnya butuh. Akibatnya pembeli jadi membeli barang itu.
Nah yang paling hebat itu Super Salesman: dia bisa menjual barang yang dia tidak punya kepada orang yang tidak merasa butuh. Setelah dia berhasil meyakinkan calon pembeli, maka dia meyakinkan orang yang punya barang untuk menjualnya kepadanya.
Kebanyakan sales di toko, mbak-mbak tea, masih salesman biasa. Transaksi terjadi karena kita memang lagi butuh, makanya kita nyariin. Jadi sales yang gini tidak special. Gaji rendah dan bisa diganti orang lain kapan saja.
Beberapa waktu lalu Ina dan saya ketemu salesman yang bagus di BEC. Jualan alat pijat dengan listrik. Kita nggak butuh, karena lagi cari adaptor buat notebook. Tapi salesman ini memang bagus, berhasil meyakinkan kita bahwa kita akan dapat good deal. Ujungnya kita nenteng adaptor kecil dan alat pijat dengan motor listrik yang besar seharga sepuluh kali lipat adaptor.
Yang saya kagum itu Super Salesman. Seperti Superstore, Pasar Saham, Apple Store, dan sebagainya. Tidak ada yang butuh saham. Tidak ada yang butuh Applet. Buat apa? Toh orang beli juga. Dan hebatnya, saham itu bukan punya mereka. Applet itu bikinan oran g lain.
Toko dengan Salesman biasa harus bermodal besar. Harus punya beragam barang banyak dulu dan belum tentu laku. Salesman bagus cukup punya satu macam barang, tapi fokus. Super salesman itu nyaris tidak butuh modal apa-apa. Wong barangnya punya orang lain.
Kita perlu belajar banyak dari Super Salesman.
July 7, 2011 at 3:00 pm
nice post pak, ngasih sy gambaran baru ^^
October 24, 2011 at 7:10 am
Luar biasa bisa jadi super salerman.