Jadi PNS?
Menjadi pegawai negeri sipil (PNS) itu mulia. Cuma banyak perangkap dan problematikanya.
PNS itu mengabdi pada masyarakat Indonesia. Ia melayani kebutuhan masyarakat. Ia wujud dari manfaat adanya negara Republik Indonesia.
Sayangnya umumny PNS tidak tahu perannya yang mulia ini.
Ya, karena tidak ada yang bilang. Atasan nya, yang juga PNS, tidak membangun budaya pengabdian ini. Tidak memberikan contoh yang baik.
Terlebih kompensasi finansial PNS yang tidak mendukung kualitas pelayanan. Maksudnya, pegawai berprestasi dan berpengabdian tinggi punya kompensasi yang sama dengan pegawai yang malas.
Akibatnya banyak PNS yang minimalis. Segalanya dibuat secukupnya. Tidak membuat yang dilayani itu terkesan. Tidak ada aspek wow!
Kalaupun ada yang sangat giat, aktif, dan penuh inisiatif, itu biasanya karena ada maunya. Ada ambisi pribadi. Ada akal bulus. Ada business plan nya. Tepatnya: ada corruption plan. Ada uang dan proyek yang diincarnya secara ilegal.
Yang menyedihkan uang yang dikorupsi itu biasanya uang negara juga. Negeri sendiri Jadi, PNS gampang berubah menjadi perampok negeri sendiri.
Oleh sebab itu PNS harus sadar akan perangkap ini. Semua cita-cita mulia menjadi rusak bila ditunggangi dengan niat mencari keuntungan pribadi. Menjadi PNS itu akan sangat membahagiakan bila dipikiran kita adalah bagaimana membuat bangsa ini maju dan terlayani dengan baik. Melalui PNS orang bisa melayani, menolong, melindungi dan memajukan bangsa Indonesia.
Sambil dapat gaji…
April 20, 2011 at 8:22 pm
semoga yang giat, aktif, dan inisiatif dengan tulus untuk mengabdi tidak patah semangat walau dicurigai ada niat korupsi.