Michael Jackson Wafat
Kalau generasi sebelum saya ada Elvis Presley, generasi saya ada Michael Jackson. Wafatnya Michael Jackson sama hebohnya dengan wafatnya Elvis Presley. A part of our youth has gone with his death.
Sukar menggambarkan pengaruh Michael Jackson. Saya masih di Sukabumi, SMA, saat Michael Jackson mulai populer. Dipikir-pikir hebat sekali ya. Musik Michael Jackson begitu asik, sampai anak-anak di Sukabumi pun senang. Senang betulan. Artinya musiknya diputar-putar ulang, tidak bosan.
Dan musiknyapun dibarengi energi yang besar, disalurkan dengan tarian. dance. Musiknya didengar, asik. Ditonton asik. Digunakan untuk nari juga asik. Komplit.
Saya masih kuliah saat muncul album Thriller. Dan lagu-lagu seperti Beat It itu merajai sampai ke seluruh dunia. Demam. Lebih hebat dari flu burung atau flu babi. Saya masih ingat, saat pulang ke Manado naik kapal laut dari Tanjung Priok. Lima hari di laut. Musik yang muncul ya lagu-lagu dari Jackson itu.
Kita dia dijuluki sebagai King of Pop, semua mengangguk setuju.
King of Pop sudah wafat. Saya cuma bisa tercengang membayangkan bagaimana karya satu orang ini bisa mendunia, diterima semua orang dengan berbagai budaya yang berbeda. Generasi saya itu grow up dengan Michael Jackson di mana-mana.
Sekarang dia wafat, kita semua kembali mengenang masa-masa itu, sebelum kenangan ikut pergi bersamanya.
June 26, 2009 at 10:25 am
goodbye michael.goodbye our king of pop.may peace comes to you in the heaven.amien..
July 14, 2009 at 3:06 pm
goodbye michael….i will always love u…so much…rest in peace…gbu michael….amien…