“You do the music from your soul and then you hope it becomes popular.” Itu nasehat Jamie Foxx kepada Kris Allen. Itu berlaku untuk kita semua.
Jamie Foxx artis pemenang Oscar dan penyanyi dengan penjualan rekaman platinum. Ia sempat melatih parap penyanyi American Idol, termasuk Kris Allen, finalis Idol tahun ini. Ia terkesan pada kemampuan sekaligus kesahajaan Kris.
Saat ditanya cita-citanya, Kris menjawab, “Saya ingin memainkan musik populer. I want to do pop music.”
Mendengar itu, Jamie Foxx menasehatinya. “Tidak ada itu yang namanya musik populer”.
“Mainkan musik dari hatimu. Dari jiwamu. Dan semoga itu bisa menjadi populer…”
Ahh di balik keartisanya, Jamie Foxx ternyata orang hebat. Semoga Kris Allen menyimpan nasehat itu dalam-dalam.
Dan semoga kitapun begitu. Dalam semua yang kita lakukan, ada banyak godaan untuk menjadi populer. Kita mungkin ingin diterima banyak orang. Ingin disukai orang banyak. Ingin populer.
Bentuknya bisa macam-macam. Misalnya, ingin produk kita laku keras. Ingin menang pemilu. Ingin dituruti banyak orang. Ingin banyak pendukung.
Keinginan ini tentu baik. Tapi at what cost?
Menurut Jamie Foxx, jangan begitu. Kita harus menuruti kata hati. Kita harus memegang prinsip. Kita harus memegang dorongan kreatif. Kita ingin memenuhi panggilan kehidupan. Panggilan jaman. Panggilan Ilahi. Suara-suara yang jujur yang berseru di dalam jiwa kita. Yang berkata inilah jati diri kita. Inilah peran kita. Inilah cara kita. Inilah sumbangan kita bagi kehidupan.
Dan setelah itu kita bisa berkata kepada dunia, this is my best gift to you. I hope you like it…
-
1
Pingback on May 25th, 2009 at 9:48 am
[...] buku SEPIA ini pun adalah bingkisan dari hati. Seperti yang dikatakan Jamie Foxx (saya kutip dari tulisan Pak Armein yang bagus), “Mainkan musik dari hatimu. Dari jiwamu. Dan semoga itu bisa menjadi [...]
May 17, 2009 at 8:36 pm
Bagus pak. Trmksh.
October 15, 2009 at 10:52 pm
I LIKE THAT