Kasus Hans Reiser
Hans Reiser, seorang pakar Linux, akhirnya mengakui telah membunuh istrinya Nina, yang hilang September 2006 lalu.
Hans Reiser terkenal dengan ciptaannya journaled filesystem ReiserFS yang digunakan Linux sejak kernel 2.4.1. Ia terkenal jenius, dan drop out dari SMP. Tapi karena jenius, pada usia 15 tahun ia diterima di UC Berkeley.
Ia menikah dengan Nina, asal Rusia, dan memiliki dua anak. Cuma rupanya pernikahan mereka berantakan, dan mereka bercerai. Sayangnya pertengkaran tidak mereda, dan di bulan September 2006, Reiser diam-diam membunuh isterinya.
Ia tidak pernah mau mengaku. Sampai akhirnya dengan bukti yang ada, ia dinyatakan bersalah first-degree murder. Hukumannya berat, bisa sampai penjara seumur hidup. Dua hari besok dia akan mendengar besarnya hukumannya.
Untuk menghindari hukuman seberat itu, ia membuat kesepakatan dengan jaksa. Bila ia mengaku, maka hukuman turun menjadi second-degree murder. Hari ini ia menuntun polisi ke lubang tempat ia menguburkan istrinya. Setelah hampir dua tahun hilang, akhirnya Nina Reiser ditemukan tidak bernyawa.
Yahh, ini shocking sekali. Dan dia tidak pernah mau mengaku, dengan berbagai dalih. Akhirnya ternyata terbukti Reiser, programer visioner bintang komunitas opensource, adalah pembunuh isterinya.
July 8, 2008 at 11:51 pm
Iya, jd sedih. Moga2 meskipun di penjara, tetap bisa sumbangsih mengembangkan ReiserFS.
July 9, 2008 at 1:39 pm
Kabarnya pengembangan ReiserFS diserahkan ke komunitas, namun tetap dipimpin oleh Hans.
July 9, 2008 at 4:37 pm
Menyeramkan sekali. *langsung ngumpet*
July 9, 2008 at 6:17 pm
seram sekali ya, apalagi dilakukan oleh orang yang daya intelektual-nya sangat tinggi. Ini lebih seram dari preman pasar; benar-2 tidak punya nurani.
Mungkin itu perlunya keseimbangan otak-kiri dan otak-kanan. Pelajaran yang baik untuk para nerds/programmer, jangan hanya merangkai kode saja, tapi juga sesekali merangkai bunga, supaya balance (nyambung ‘nggak …?)