Learning by doing and teaching
Bagaimana cara belajar yang baik? Ada banyak cara. Pengalaman saya, ada dua cara yang powerful: (1) belajar dengan melakukan (learning by doing) dan (2) belajar dengan mengajar (learning by teaching).
Belajar berarti menumbuhkan kemampuan, pengertian, dan sikap, sehingga terjadi perubahan kebiasaan. Belajar berarti me-rewire otak, hati, dan otot kita. Belajar berarti mengadopsi suatu habits.
Belajar adalah satu dari empat tugas kita sehari-hari. Tiga yang lainnya: create value ideas, produce/deliver the values, dan recharge.
Learning by doing membuat kita mengerahkan ketiga aspek (fisik, otak, dan hati) pada materi belajar. Misaklnya anda belajar mengemudi, dengan langsung menyetir. Belajar komputer langsung di depan komputer. Belajar matakuliah desain dengan membuat langsung produk yang didesain. Belajar untuk ujian dengan langung mengerjakan soal.
Kita langsung bisa mendapat feedback keberhasilan. Dan ini bisa encouraging kita untuk terus belajar. Pengalaman belajar memberikan stimulus yang kuat untuk me-rewire otak kita.
Terkadang hal yang kita hendak pelajari ini berbahaya. Misalnya belajar menjadi pilot pesawat terbang. Tentu kita tidak bisa langsung. Untuk itu, kita bisa gunakan simulator dan mentor. Setelah kita lulus simulator, barulah kita bisa terbang dengan seorang mentor (pendamping).
Learning by teaching juga powerful. Saya menemukan, ketika saya mengajar mahasiswa saya, terjadi juga re-wiring dalam otak saya. Dan ini membantu memberikan pengertian yang lebih dalam. Pada saat kita mengajar, kita memaksa otak kita untuk membuat logika dari materi ajar. Harus masuk akal dulu bagi kita baru kita bisa mengajar orang lain.
Jadi kalau anda mengalami kesukaran mengerti suatu topik, coba cari murid atau teman belajar, dan jelaskan padanya. Dari interaksi ini kita bisa dibantu untuk mengerti.
May 20, 2008 at 8:55 pm
kalau saya senangnya belajar sambil nulis/ngetik pak…abis belajar apa, bikin tutorial singkatnya. mirip2 sama belajar sambil ngajar kali ya..
May 20, 2008 at 11:24 pm
he3x. Betul tuh pak. Learning by doing = ngerjain tugas2 kuliah. Learning by teaching = ngajarin temen kalkulus, fisika, dll waktu mau UTS dan UAS. Gara2 ini, saya bisa lulus kalkulus dan fisika dengan nilai memuaskan.
(jadi teringat masa kuliah dulu)
May 21, 2008 at 8:56 am
hahah.. banyak orang cuma menerapkan yang pertama pak, learning by doing. yang kedua seringnya terlupakan, jadi mereka yang udah bisa suka males ngajarin yang belom bisa. padahal kan dengan ngajarin kita belajar juga kan.. kadang malah jadi nemuin cara2 baru yang baru kpikiran. hahaha.. apa itu saya aja?
ngomong2 pak.. banyak salah ketiknya.. lagi ngantuk2 ya? =P
May 21, 2008 at 9:43 am
@ Inez, sorry, kayaknya salah ketik akibat keyboard nya yang ngadat
waktu masih di pikiran saya sih spelling nya ok.
May 21, 2008 at 1:12 pm
ya pa
, tapi kalo dikritik, ga boleh sensi ya?
buat saya yang penting dlm learning itu perlu feedback, baik dari doing maupun teaching. suka desperado jika tidak ada yang memberi umpan balik
mbak inez, salah spell ini pasti gara2 kecepatan otak memproses tulisan tidak sebanding dengan kecepatan pa azrl mengetik, jadi weh salah2 krn saking terburu2nya..
(malah nyalahin keyboard, idih)
March 26, 2009 at 11:40 pm
Tulisan yang bagus, Pak Armein.
Sewaktu saya masih jadi mahasiswa, saya tidak bisa stokastik.
Tetapi ketika saya menjadi dosen, saya harus mengajar stokastik kepada mahasiswa saya. Barulah saya (terpaksa) mengerti stokastik.
December 2, 2009 at 3:16 am
Salam kenal & ikut komen pak, ternyata bapak telah lebih dulu menulis topik ini. Kirain cuma saya yg punya pengalaman ini.
January 13, 2010 at 9:50 am
I appreciate your statements above coz it’s true. Firstly, let’s think together, if only all teachers in Indonesia not only teach the students various theories but also invite them to do, to find out, and even relate to what they have learned at school/campus with the real life condition, I personally believe that they will get what they want easily.
Secondly, What we have got from campus/school/our teachers/our lecturer we try to share to others, it will be difficult for us to forget. So, It boils down to this,(for all teachers); LET’S CHANGE OUR PARADIGM TN TEACHING BECAUSE OUR STUDENTS ARE WAITING FOR THE CHANGES.
THANKS PAK.
November 5, 2010 at 9:26 pm
salam kenal pak,.,.,saya mahasiswi,..,.saya sangant tertarik dengan model pembelajaran yang anda namakan learning by doing and teaching ini,.,.,.,.,boleh saya minta refensi lagi sebagai bahan penelitian untuk skripsi saya? terimakasih pak,.,.,.,.
March 17, 2011 at 9:52 pm
nice bloggggggggggg
January 4, 2012 at 1:18 pm
maaf pak, sy mahasiswa sedang dalam penyusunan skripsi, sy ingin meneliti tentang learning by doing, kalo bapak ada teori/ referensi lain mohon bantuannya,
January 13, 2012 at 7:28 pm
saya setuju pak….memang betul dengan 2 point cara belajar tadi……..yg sya rasakan ..membantu sekali dalam proses pmebentukan otal kita untuk lebh mengerti apa yang akan kita peljari…dan terkadang belajar dengan learnng by teaching , kita menemukan hal-hal baru yg kita tidak terpikirkan sebelumya…..jadi memaksa kita untuk lebih berpikir dan menjawb …….hal-hal baru itu >>>>thanks pa……..ilmunya…