Minggu ini adalah minggu terakhir perkuliahan di ITB. Rabu kemarin siang kuliah terakhir kuliah saya. Karena bahan memang sudah habis, saya jadi review sedikit dan berbicara santai.
Saya terus terang bilang bahwa percuma kita belajar tinggi-tinggi kalau tidak ada perubahan kebiasaan (habits). Saya ingin mahasiswa saya itu pick-up kebiasaan sehari-hari yang produktif.
Untuk itu, saya pikir ada tiga atau empat kebiasaan sehari-hari yang seharusnya kita semua, orang elektro, punya.
- Being creative. Punya mata yang peka terhadap permasalahan orang, dan bagaimana ilmu elektro bisa membantu. Bagaimana solusi enjiniring elektro bisa menumbuhkan kualitas hidup mereka. Butuh ide bagus. Lakukan ini, misalnya, di jam 6:00 - 8:00 pagi.
- Being productive. Menggunakan ilmu dan kompetensi enjinieing elektro untuk mengeksekusi ide bagus tersebut. Jadi, actually doing it: membuat solusi untuk menumbuhkan kualitas hidup orang tersebut. Berikan solusi ini padanya untuk ditukar dengan suatu imbalan. Ini dilakukan, misalnya, jam 8:00 -12:30, lantas sambung lagi 14:30-16-30.
- Grow yourself. Yah ambil imbalan itu untuk menumbuhkan isi rekening di bank, :-). Ambil buku atau surf Internet untuk belajar lagi. Baca blog ini, hehehe. Dengar atau main musik. Ikut seminar. Lihat pameran. Sembahyang khusuk. Olahraga. Bahkan, tidur yang cukup. Lakukan ini misalnya jam 16:30-20:00, dan tidur jam 22:00-5:30 pagi.
- Being you. Ada saat-saat kita tidak bisa kreatif, tidak bisa produktif, tidak bisa belajar. None of the above. Nah, ini tandanya diri kita ingin enjoy the moment. Dinikmati saja. Ngobrol sana-sini.
Memang tidak harus kaku begitu. Tapi saya percaya pada kekuatan dari kebiasaan.
Semoga mahasiswa mau menerima saran saya itu. Supaya kuliah saya berhasil. Bukan saja mahasiswa tambah pengetahuan (knowledge) dan perubahan sikap perilaku (attitude), tapi juga terjadi pebaharuan kebiasaan (skill dan motorik).
May 15, 2008 at 9:51 am
coba semua mahasiswa mau meneripa input dari dosen nya pasti …………pada pinter betul kan pak
May 15, 2008 at 10:11 am
Saya terima pak sarannya (ngaku2 jd mahasiswanya pak AZRL).
Tapi sayangnya masih banyak Being you-nya ne. Kumaha atu?
May 15, 2008 at 10:15 am
saya ga bisa disuru rutin2 begitu..
endurance payah ya? tips doung..
May 15, 2008 at 10:16 am
oh iya, sama seperti mas guzand: being you banget
istilahnya me time
me time terusssss..
kapan produktifnya?
May 15, 2008 at 11:14 am
klo mo diterapin semuanya rasanya kurang waktu pak.. cepat sekali waktu berlalu entah sedang being creative, being productive, atau grow yourself..
May 15, 2008 at 1:49 pm
Ketika membaca di RSS Igoogle, saya pikir kasusnya mirip dengan: http://video.google.com/videoplay?docid=-5700431505846055184&q=randy+pausch&ei=jtwrSPn8LaXsqgOQsZ27CQ
May 15, 2008 at 5:05 pm
@tristyarso: ia, judulnya memang memberikan kesan yang mirip. Cuma dipikir-pikir nasib orang siapa tahu… Could be