Saya pikir-pikir, bloggers juga perlu menekuni menulis wiki setiap hari.  Blog untuk berekspresi pikiran bebas, sedangkan wiki untuk menuliskan pengetahuan terstruktur.

Menulis blog memberikan kita kesempatan untuk menyampaikan opini pribadi, bahkan ekpresi perasaan.  Blog memang bisa bermanfaat bagi yang baca.  Tapi, pengalaman saya, yang paling mendapat manfaat dari nge-blog itu sebenarnya blogger itu sendiri.  Karena blog menjadi semacam rekaman perjalan kehidupan dan pikiran nya.  Ditulis berdasarkan kebutuhan blogger.

Wiki agak lain.  Wiki semacam kodifikasi pengetahuan.  Kita menuliskan pengetahuan secara terstruktur.  Menjadi semacam referensi.  Ditulis untuk kebutuhan orang lain.

Dengan wiki, kita bisa membuat masterpiece. Saya pikir, seorang mahasisa S3 misalnya bisa mulai menulis wiki tentang topik disertasinya.  Dicicil tiap hari, sama dengan blogger membuat posting.  Dengan berjalannya waktu, wiki nya ini semakin lengkap, menuju sebuah masterpiece.

Bahkan saya pikir, TIK di pedesaan harus mengutamakan kemampuan blog dan wiki.  Kurikulum TIK di SD harusnya juga mengajarkan anak-anak membuat blog dan wiki.  Sehingga semua belajar menjadi produsen TIK, bukan konsumen.

Memangnya orang kampung mau nulis apa?  Yah itu, ada banyak sekali local wisdoms yang layak di share ke seluruh Indonesia, bahkan ke seluruh dunia.  Mulai dari obat tradisional, seni budaya, cara pandang lingkungan, cerita rakyat, sampai ke resep makanan tradisional.

Blog dan Wiki adalah dua infrastruktur yang bagus untuk membangun knowledge society di Indonesia.


  1. ekosindo

    Ok juga idenya.
    Setuju banget, pak.
    Mungkin dengan ini kita tidak usah aplikasi e-learning yang mahal mahal.
    Fasilitasnya udah ada di internet.

  2. Ayi Purbasari

    kapan nulis wiki? ;)
    disertasi yang lama juga boleh kan ditulis lagi..

  3. pebbie

    betul tuh pak..
    seringkali karena medianya hanya tersedia satu yaitu blog, maka menulis yang bersifat sistematis malah dicurahkan ke blog.

    satu lagi pak, kalau TIK di kampung sifatnya lokal (tidak terhubung ke internet atau tidak bisa diakses dari luar) perlu search engine sendiri. :D

  4. azrl

    @pebbie: benar sekali! Diperlukan search engine untuk nanti bisa mengekstrak knowledge dari server-sever lokal. Ah, semoga banyak yang mau meneliti dan mengembangkan sistem ini. Bisa dibikin nggak ya?

    @all: ia, menulis wiki itu nyaris semudah menulis blog, berkat tools yang OK.

    @ayi: sudah mulai sejak jumat kemarin, tapi wiki internal dulu, untuk kepentingan Riset Institusional ITB. Kontribusi minimal satu halaman perhari, lah. Isinya termasuk best practices kita selama ini.

    Oh ya, Ayi dan mas nya ambil S3 topik ini saja. Membangun ICT untuk knowledge society dalam konteks rural dan negara berkebang. Sudah ada yang mulai, tapi banyak sekali yang harus dibuat. Termasuk search engine itu

  5. Ayi Purbasari

    wa.. mau mau..
    eh pa azrl bisa dikontak? ke? *ehm*

  6. suksmono

    ITB mestinya menyediakan server untuk wiki buat dosennya Pak, tapi mesti lengkap sampai bisa render LaTeX, insert grafik, nulis rumus kimia dst. Saya sementara ini ‘naruh semuanya di blog, lumayanlah daripada ide keburu hilang atau catatan-2 lenyap karena notebook crash lagi. Tapi kaya’nya orang lain gitu juga kok Pak, spt:
    http://terrytao.wordpress.com/
    atau karena di kepala isinya rumus melulu, maklum Field Medalist, ungkapan perasaannya keluar dalam bentuk Teorema-2 … he..he :)

  7. Firman

    Betul sekali Pak, bahkan ada rekan yang sudah tidak pernah menulis menggunakan word processor lagi, semua menggunakan Wiki

  8. Harjo

    Saya juga menyadari masalah ini dari dulu, makanya ada beberapa tulisan saya yg saya share di wiki (satu dua lah). Belakangan, karena kesibukan pekerjaan, sehingga menjadi terbenkalai. Tetapi postingan ini sudah mengingatkan saya kembali. Nanti saya akan aktif kembali …

    Salam,
    http://harijonathan.wordpress.com
    http://harjo.wordpress.com

  9. azrl

    @ayi: bagus kalau suka topik semacam itu. Tentu saya bisa bantu, silakan datang ke kantor PPTIK ITB. Tim researcher kami bertemu Jumat sore, Senin siang, dan Rabu siang. Saya sendiri tidak bisa menjadi promotor S3, karena pangkat saya kerendahan. Tapi coba hubungi juga Prof. Adang Suwandi, dekan STEI, yang saya rasa senang bisa mempromotori topik ini.

  10. Zener

    setuju….

    tapi saat ini saya sedang berpikir. orang indonesia sepertinya lebih menyukai blog daripada wiki. nahhh bagaimana kalo blog dijadikan sumber ilmu pengetahuan bukan sekedar catatan harian. hihihihi……….

    itu yang sedang kuusahakan. menciptakan blog yang isinya berbagai pengetahuan. tapi memang sihhh keterbatasan waktu. tapi tiada salahnya mencoba.

    enjoy, peace and love

  11. pebbie

    sedang dicoba pak. saya baru instal wiki di http://wiki.pebbie.net

    sampai saya tulis komentar ini isinya belum ada sih. semoga perlahan saya tambah. rencananya mau ngisi tips2 penggunaan tools dan hasil ngoprek (termasuk tugas2 kuliah yang dulu). :D

    *ngumpulin tulisan teknis yang mencar-mencar*

Leave a Comment