Minggu lalu Ina dan saya berburu gas 12 kg. Sempat antri dua jam. Untung dapat. Menarik bahwa uang yang ada di tangan tidak berguna kalau barang yang ingin dibeli tidak ada. Uang bukan segala-galanya. Kalau begitu, apa sih fungsi uang itu?
Ada tiga fungsi utama dari uang. Fungsi pertama adalah sebagai alat tukar. Seminggu dua kali saya mengajar mahasiswa di kelas DSP saya. Untuk itu setiap bulan ITB membayar gaji saya. Uang gaji ini kemudian kami bawa minggu lalu untuk membeli gas. Pengetahuan DSP saya ditukar dengan gas untuk masak. Ini berkat uang sebagai alat tukar.
Fungsi kedua adalah untuk akuntansi nilai. Dengan uang, maka nilai dari berbagai hal dapat dibandingkan dan dihitung. Untuk kepentingan pajak, rumah saya diestimasi dengan sebuah angka rupiah. Padahal saya tidak bermaksud menjualnya. Saat topan menghantam suatu daerah, kerusakan diestimasi dengan rupiah. Saat saya sembuh dari sakit di rumah sakit, saya bisa hitung berapa besar biaya yang harus keluar untuk itu. Biaya akibat kemacetan di jalan raya pun bisa diestimasi dengan uang. Kerugian akibat naiknya suhu bumi satu derajat pun bisa diestimasi dengan uang. Jadi uang adalah standar untuk akuntansi nilai.
Fungsi ketiga adalah untuk menyimpan nilai yang kta kumpulkan. Saya bisa menabung nilai dalam bentuk uang. Jadi saya bisa bekerja dalam usia produktif. Kemudian saya menyisihkan sebagian penghasilan itu dan saya simpan dalam bentuk uang. Dana pensiun. Nanti, saat saya tua dan tidak lagi produktif, uang itu saya gunakan untuk membeli kebutuhan saya . (Ahh, semoga tidak antri gas lagi).
Tapi fungsi ketiga ini bersifat sementara. Dengan berjalannya waktu, nilai tukar uang kita akan berkurang oleh inflasi. Sangat mungkin uang pensiun kita tidak akan cukup.
Wah bagaimana dong? Memang banyak yang menyarankan kita untuk berinvestasi. Tapi tidak jarang juga saya mendengar berbagai kegagalan investasi. Apalagi bila kita tidak ahli dalam hal ini.
Saya teringat wisdom lokal dulu: banyak anak banyak rejeki. Mungkin ini yang terbaik. Kita harus berinvestasi mengembangkan generasi masa depan. Membuat mereka pintar. Membuat mereka berhasil. Agar pada saat kita pensiun, mereka sanggup membuat dunia yang menyenangkan dan affordable untuk kita.
May 10, 2008 at 6:32 pm
wah pak baru nemu blog bapak. sptnya tulisannya sgt bagus. saya pasti mampir tiap hari ya pak. salam