Hero

Pendekar Pedang Buntung dengan kekasihnya pendekar Salju Terbang secara menggiriskan berhasil menembus istana Raja Qin. Pedang Buntung adalah pendekar paling sakti di kolong langit. Hari itu ia dan kekasihnya berubah menjadi asasin (pendekar dengan misi membunuh).

Dengan gagah berani pendekar Salju Terbang menghadang pasukan keamanan Raja. Sementara di belakangnya Pedang Buntung memburu Raja Qin. Kedigdayaan Raja Qin sudah melegenda, tapi ia bukan tandingan Pedang Buntung, pendekat tersakti di kolong langit. Raja Qin terdesak, dan siap menerima eksekusi Pedang Buntung.

Di detik terakhir, Pedang Buntung meragu. Tusukannya dibelokkan, dan Raja Qin heran nyawanya diselamatkan…

Bala bantuan Raja Qin datang bergelombang, dan kedua pendekar mengerahkan seluruh kesaktian mereka menerobos keluar. Dan lolos. Tapi kemarahan Salju Terbang meluap, “Engkau mendapat kesempatan, mengapa tidak kau lakukan…?”

Raja Qin telah menghancurkan banyak kerajaan lain. Termasuk kerajaan Zhao. Balatentara Qin memporak-porandakan Zhao, menewaskan ayah Salju Terbang, jenderal terkemuka Zhao. Sejak itu hidup Salju Terbang hanya untuk satu tujuan: membunuh Raja Qin. Dendam adalah nafasnya.

Satu-satunya hiburannya adalah kekasihnya Pedang Buntung, pendekar jalanan, yang hidup dari pertarungan demi pertarungan. Pedang Buntung menjalani kehidupan yang keras. Jauh di lubuk hatinya, ia bermimpi hidup berdua dalam kedamaian dengan Salju Terbang di danau yang indah sepi. Tapi dunia kekerasan terus menariknya dalam realitas pertarungan. Berdua mereka merajai dunia pendekar, menakutkan Raja Qin.

Ketakutan Raja Qin pada keduanya hanya bisa diimbangi ketakutannya pada asasin ketiga: pendekar Langit. Pendekar Langit adalah pembunuh bertombak sakti. Pendekar Langit berkeliaran dan siap setiap saat untuk menewaskan Raja Qin.

Maka Raja Qin membuat pertahanan berlapis. Kemudian ia mengumumkan sayembara, hadiah besar bagi nyawa Tiga Asasin. Tentu tidak ada yang bisa memenangi sayembara itu.

Sampai tiba suatu hari pendekar Tanpa Nama muncul, mengklaim telah memenangkan sayembara! Pendekar Tanpa Nama menghadap raja melaporkan keberhasilannya membunuh Tiga Asasin.

Satu persatu, Pendekar Tanpa Nama melaporkan bukti-bukti pembunuhannya. Pertama Tombak pendekar Langit. Kemudian Pendekar Tanpa Nama berhasil mengadu domba Salju Terbang dengan Pedang Buntung, sehingga Pedang Buntung mati di tangan kekasihnya. Akhirnya, di depan tentara Panglima Qin, Pendekar Tanpa Nama berduel dan membunuh Salju Terbang.

Berkat keberhasilan ini, Raja Qin mengijinkan audiensi Pendekar Tanpa Nama menembus pertahanan berlapis. Pada lapisan terakhir, Raja Qin belum menyadari sebuah kesalahan besar. Ternyata Pendekar Tanpa Nama pembohong. Ia adalah asasin keempat!

Pendekar Tanpa Nama adalah anak yatim, korban serbuan tentara Qin. Sejak itu ia mengabdikan hidupnya untuk belajar ilmu pedang. Satu tujuan: membunuh Raja Qin. Ilmu pedangnya mencapai kesempurnaan, sehingga ia bahkan bisa membunuh orang dengan presisi, tapi orang tersebut akan selamat. Penipuan ini yang berhasil mengelabui Panglima Qin.

Rupanya Pendekar Tanpa Nama telah bersekongkol dengan Tiga Asasin. Setelah menjajal Tanpa Nama, Tiga Asasin mengakui kesaktiannya melebihi mereka bertiga. Sehingga mereka mengutus Pendekar Tanpa Nama dan siap memainkan semua sandiwara ini

Tetapi beberapa hari sebelum Pendekar Tanpa Nama menjalankan misinya, ia menemui Pedang Buntung, dan bertanya, mengapa Pedang Buntung meragu saat sudah berhadapan Raja Qin dulu.

Pedang Buntung menjelaskan sesuatu yang tidak terbayangkan sebelumnya. Pedang Buntung melihat rakyat tidak pernah damai karena tujuh kerajaan di daratan Cina bergantian berperang. Ia melihat Raja Qin lah yang akan mempersatukan Cina dengan menaklukkan enam kerajaan lain. Dan Raja Qin akan menjadi Kaisar untuk kebesaran Cina! Pedang Buntung meragu karena jauh di lubuk hatinya, ia bermimpi kedamaian di seluruh daratan Cina di tangan Kaisar Qin. Ia pendekar yang hidup penuh kekerasan. Ia rindu kedamaian. Kalau Raja Qin mati, rakyat Cina akan terus bertarung silih berganti.

Pangeran Tanpa Nama menyampaikan pandangan Pedang Buntung ini sebagai kata terakhir pada Raja Qin sebelum eksekusi. Ahhh, Raja Qin terbelalak, berdiri dan menangis. Pedang Buntung, pendekar tersakti di kolong langit, mengerti semua ini. Pedang Buntung meragu mencabut nyawanya dulu, karena ia mengerti.

Tapi tangisannya ini membuatnya lengah. Pedang Tanpa Nama berhasil menembus pertahanan terakhir. Raja Qin tidak berdaya. Dalam jarak sedekat ini, kali ini tidak ada satupun di kolong langit yang bisa menghentikannya. Tapi ia berdiri dengan agung, siap menerima eksekusi Pendekar dengan kesaktian yang melebihi Pedang Buntung. Ia ikhlas setelah tahu Pedang Buntung yang paling ia takuti mengerti semnua ini.

Pendekat Tanpa Nama melesat menghunuskan pedangnya. Meluncur dengan presisi tinggi.

Dan…ahhhh ia meragu! Ia membelokkan pedangnya! Pendekar Tanpa Nama telah menjadi seperti Pedang Buntung. Ia mengerti…

Berdirilah kedua nya berhdapan dengan paandangan penuh hormat. Tapi hukum Qin harus ditegakkan. Asasin Raja harus dihukum mati. Raja berusaha mencegah, tapi ribuan panglima harus menegakkan hukum. Kali ini tidak ada pertarungan. Pendekar Tanpa Nama berjalan dengan agung menuju keluar istana. Raja dan seluruh pasukan berdiri menghormat. Kemudian pintu gerbang dikunci. Meluncurlah ribuan anak panah menembus tubuh Pendekar Tanpa Nama. Pada hari yang sama Raja Qin mendeklarasi ke seluruh negeri, Pendekar Tanpa Nama adalah pahlawan seluruh Cina. Hero…

Asap kuning mengangkasa. Tahu lah Tiga Asasin bahwa Pendekar Tanpa Nama telah gagal. Ini tidak mungkin! Semua rencana telah sempurna! Mengoklah Salju Terbang pada Pedang Buntung. Sadarlah ia bahwa Tanpa Nama sudah berubah seperti Pedang Buntung.
Murkalah Salju Terbang.  Dalam kekecewaan hidupnya ia mencabut pedangnya dan menyerang Pedang Buntung.  Pedang Buntung berusaha menghindar dan menenangkan keasihnya.  Tetapi kekecewaan Salju Terbang sudah memuncak.  Meluncurlah serangan ke dada Pedang Buntung.  Kali ini Pedang Buntung tidak menghindar, dan ceppp! Pedang salju Terbang menembus jantung Pedang Buntung.

Menjeritlah Salju Terbang menggoncang-goncang kekasihnya, “Mengapa engkau tidak menghindar… mengapa engkau tidak menghindar….!”

“Ah kekasihku..”, bisik Pedang Buntung meregang nyawa dipelukan, “aku tidak ingin nyawa Raja Qin.  Aku hanya ingin hidup tenang bersamamu.  Setiap hari aku bermimpi engkau mau menemaniku di danau itu.  Aku ingin hidup berdua denganmu.  Aku bermimpi kedamaian di tanah ini.  Aku lelah bertarung.  Aku ingin mati ditanganmu saja…”

“Maafkan aku… maafkan aku, kekasihku..”, dengan lembut Salju Terbang berbisik pada kekasihnya. “Ia, kekasihku, ia…. aku menemanimu sekarang.  Aku menemanimu menuju danau kedamaian…”

Ia kemudian memeluk Pedang Buntung dari belakang dengan penuh sayang, menyandarkan kepalanya ke punggung kekasihnya, menutup matanya, dan mendorong pedang itu sehingga menembus jantungnya juga.

Pergilah Hero yang kedua, ditemani kekasihnya ke danau kedamaian.

Raja Qin kemudian berhasil menyatukan seluruh Cina, dan ia menjadi kaisar pertama Cina, membawa Cina pada kesatuan dan kebesaran hingga sekarang…..

(Disadur dari film Hero (2002), yang dibintangi Jet Li sebagai Pendekar Tanpa Nama)


  1. Ya, kisah yang mempesona. Saya dulu nontonnya di … KA Argogede. Betul2 kisah yang …

  2. :D ini salah satu film favorit saya..

    dilematis!

    pendekar tanpa nama itu kalau tidak salah disebut sebagai Wu Ming yang di ceritera (fiksi) lain (Stormriders, atau Pendekar Awan dan Angin a.k.a Feng Yun) juga muncul sebagai pendekar yang dikabarkan telah meninggal tetapi ternyata masih hidup.

  3. wah, mestinya ada spoiler alert :D

    Sorry, filmnya sudah enam tahun lalu, sudah nggak main lagi, jadi baca aja ceritanya, hehehe




Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s



Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 52 other followers